5 Ganda Putri Indonesia Berjuang di Babak 2 Indonesia Open  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan ganda putri Indonesia Nitya Krishinda Maheswari saat bertanding melawan pasangan ganda putri Tiongkok, Tang Jinhua dan Tian Qing dalam babak final Turnamen Bulutangkis BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015 di Jakarta, 7 Juni 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pasangan ganda putri Indonesia Nitya Krishinda Maheswari saat bertanding melawan pasangan ganda putri Tiongkok, Tang Jinhua dan Tian Qing dalam babak final Turnamen Bulutangkis BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015 di Jakarta, 7 Juni 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.COJakarta - Indonesia menempatkan lima wakil ganda putri di babak kedua turnamen BCA Indonesia Open Superseries Premier 2016, yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, siang ini, Kamis, 2 Juni 2016. 

    Pasangan Rizki Amelia Pradipta/Tiara Rosalia Nuraidah menjadi wakil pertama yang lolos ke babak kedua setelah mengalahkan wakil Jepang, Shizuka Matsuo/Mami Naito, dengan skor 15-21, 21-19, 21-19, kemarin.  
     
    Adapun pasangan muda Rofahadah Supriadi Putri/Fransisca Angelica Rahardja lolos ke babak kedua tanpa bersusah payah. Unggulan ketujuh asal Cina yang menjadi lawan mereka, Luo Ying/Luo Yu, mengundurkan diri. Apriani Rahayu/Jauza Fadhila Sugiarto menang mutlak atas Anastasia Tyurina/Daria Tyurina dengan skor 21-9, 21-4. Pasangan ganda putri nomor satu Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, mendapat bye dan langsung ke babak kedua. 
     
    Sementara itu, pasangan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani juga lolos ke babak kedua setelah mengalahkan pasangan Jepang, Naoko Fukuman/Kurumi Yonao, dengan skor telak 21-12, 21-10. Tantangan berat menanti Anggia/Ketut di babak kedua. Mereka bakal ditantang unggulan keenam dari Korea Selatan, Jung Kyung Eun/Shin Seung Chan. 
     
    “Apa yang kami harapkan bisa berjalan dengan baik di lapangan. Pola permainan kami keluar semua,” ujar Ketut tentang laga babak pertama. 
     
    “Di babak kedua, kami butuh ketenangan untuk bisa mengalahkan pasangan Korea. Dari segi mental, mereka lebih unggul. Jadi kami harus lebih berusaha. Kami harus bermain sabar dan aman, jangan membuat kesalahan sendiri. Kami juga tidak boleh terburu-buru,” Anggia menjelaskan.  

    BADMINTONINDONESIA.ORG | GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.