Mayoritas Warga Brasil Tolak Penyelenggaraan Olimpiade Rio  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota London Boris Johnson (kiri) memperhatikan walikota Rio de Janeiro, Eduardo Paes mengibarkan bendera di saksikan presiden Komite Olimpiade Internasional Jacques Rogge, saat penutupan Olimpiade London 2012 (12/8). AP/Jeff J Mitchell, Pool

    Walikota London Boris Johnson (kiri) memperhatikan walikota Rio de Janeiro, Eduardo Paes mengibarkan bendera di saksikan presiden Komite Olimpiade Internasional Jacques Rogge, saat penutupan Olimpiade London 2012 (12/8). AP/Jeff J Mitchell, Pool

    TEMPO.COJakarta - Sebanyak 50 persen warga Brasil menolak Olimpiade Rio yang akan diselenggarakan kurang dari tiga pekan mendatang, demikian menurut jajak pendapat yang dirilis pada Selasa, 19 Juli 2016.

    Jajak pendapat Datafolha yang dipublikasikan di surat kabar Folha menunjukkan jumlah warga Brasil yang tidak suka dengan penyelenggaraan Olimpiade naik dua kali lipat sejak jajak pendapat serupa dilakukan tiga tahun lalu.

    Olimpiade Musim Panas di Rio de Janeiro yang dimulai pada 5 Agustus akan jadi yang pertama yang digelar di Amerika Selatan.

    AFP melaporkan, Brasil masih terguncang oleh resesi terburuknya, skandal korupsi yang melibatkan banyak elite politik, serta sengketa pemakzulan yang mungkin akan memaksa presiden nonaktif Dilma Rousseff lengser.

    Jajak pendapat itu menunjukkan 40 persen warga setuju dengan Olimpiade Rio, turun dibandingkan dengan tiga tahun lalu, yakni 64 persen.

    Olimpiade Rio akan mendatangkan lebih banyak dampak negatif dibanding positif bagi Brasil, kata 63 persen responden.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.