Tiga Pebulu Tangkis Korsel Umumkan pensiun Paska Olimpiade

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganda putra Korea Selatan, Jung Jae Sung/Lee Yong Dae, meraih gelar juara Indonesia Open 2012 setelah mengalahkan pasangan Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, dalam partai final Djarum Indonesia Open 2012 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, (17/06). TEMPO/Amston Probel

    Ganda putra Korea Selatan, Jung Jae Sung/Lee Yong Dae, meraih gelar juara Indonesia Open 2012 setelah mengalahkan pasangan Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, dalam partai final Djarum Indonesia Open 2012 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, (17/06). TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah bintang bulu tangkis Korea Selatan Lee Yong Dae mengisyaratkan pensiun dari tim nasional, tiga pebulutangkis Korea Selatan lain mengikuti jejaknya.

    Yoo Yeon Seong, pasangan ganda Lee, serta Kim Sa Rang dan Bae Yeon Joo mengungkapkan pertemuannya dengan pelatih kepala Lee Deuk Choon pada hari Selasa (16/8) bahwa mereka ingin berhenti bermain bulu tangkis dari panggung internasional setelah Olimpiade Rio. 

    Dikutip dari Yonhap, Jumat, Yoo yang baru saja merayakan ulang tahun ke-30 pada hari ini kabarnya membuat keputusan untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga. Istrinya yang sedang hamil diperkirakan akan melahirkan bayinya dalam dua bulan.

    Kim, yang tersingkir di perempat final ganda putra dengan Kim Gi-Jung di Rio, mengatakan pada pelatihnya bahwa dia ingin meninggalkan tim nasional untuk pengobatan nyeri leher kronis. Pelatih menuturkan pemain berusia 26 tahun itu mungkin akan menjalani operasi pada cakram serviksnya.

    Sedangkan Bae (25) tersingkir di babak 16 besar sektor tunggal putri di Rio. Dia telah mewakili Korea Selatan selama hampir 10 tahun dan juga berkompetisi di Olimpiade London 2012, namun belum berhasil memenangi medali Olimpiade.

    Pelatih Lee mengatakan ia akan melaporkan keputusan pensiun pemainnya ke Asosiasi Bulu Tangkis Korea setelah mereka kembali ke Korea Selatan pekan depan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.