PPLP Riau Optimis Juarai Turnamen Tenis Meja UT-Tempo

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pertandingan Turnamen Tenis Meja Pelajar Nasional Universitas Terbuka(UT) - Tempo di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Tanggerang Selatan, 20 Juli 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Suasana pertandingan Turnamen Tenis Meja Pelajar Nasional Universitas Terbuka(UT) - Tempo di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Tanggerang Selatan, 20 Juli 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar atau PPLP Riau optimistis menjuarai turnamen  Tenis Meja UT-Tempo, yang digelar Universitas Terbuka dan Tempo di Tangerang Selatan, 20-22 Juli 2018.

    Ruslan Slamet, pelatih tim tenis meja PPLP Riau mengatakan, ia membawa tujuh atletn  untuk bertanding di turnamen tenis meja UT-Tempo.

    "Ikut di kategori kadet, pemula, junior serta kategori non pon, kita optimis untuk merebut juara," katanya, Jumat, 20 Juli 2018.

    Dalam Pembukaan turnamen tenis meja UT-Tempo, menteri Pemuda dan olahraga Imam Nahrawi sempat berbincang menanyakan fasilitas yang ada di PPLP Riau.

    "Tadi ditanya sama pak menteri soal fasilitas yang ada di PPLP, pak menteri pengen tahu kondisi kita di sana dan saya jawab fasilitasnya baik," kata Dimas Rozalianto, salah satu petenis meja dari PPLP Riau.

    Menurut Dimas, Menpora menanyakan seperti asupan vitamin dan makanan, jatah sepatu serta baju, peralatan sekolah sampai gaji yang diterima oleh atlet.

    "Di PPLP Riau semua fasilitasnya baik, asupan vitamin dan makanan kita juga bagus, fasilitas sekolah dan asrama juga baik," ujarnya.

    David Solomon Doodoh selaku panitia turnamen tenis meja UT-Tempo mengatakan ada 734 atlet dibagi dalam 10 kategori, yaitu Pemula Putra, Pemula Putri, Kadet Putra, Kadet Putri, Junior Putra, Junior Putri, Divisi 5, Non PON, Umum/Undangan, dan Korporat/Perusahaan.

    "Turnamen ini diikuti dari 18 provinsi yang ada di Indonesia, tahun sebelumnya 2017 diikuti dari 13 provinsi, tahun ini pesertanya meningkat," katanya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.