Jadi Promotor, Manny Pacquiao Akan Gelar Laga Tinju di Manila

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manny Pacquiao berpose dalam konferensi pers untuk pertandingannya melawan Lucas Matthysse di kelas welter WBA di sebuah hotel di Kuala Lumpur, Malaysia 20 April 2018. Manny Pacuiao menegaskan dirinya belum tua untuk tetap bersaing di tinju dunia. REUTERS/Lai Seng Sin

    Manny Pacquiao berpose dalam konferensi pers untuk pertandingannya melawan Lucas Matthysse di kelas welter WBA di sebuah hotel di Kuala Lumpur, Malaysia 20 April 2018. Manny Pacuiao menegaskan dirinya belum tua untuk tetap bersaing di tinju dunia. REUTERS/Lai Seng Sin

    TEMPO.CO, JakartaManny Pacquiao membuat langkah baru dengan menjadi promotor penuh. Bintang tinju asal Filipina tersebut berencana membuat pementasan yang akan sepenuhnya dia tangani sebagai promotor di Manila pada 23 Maret 2019.

    Bertempat di Hotel Midas Manila, Pacquiao yang mengusung MP Promotions akan mementaskan sejumlah petinju dari Asia Tenggara untuk menuju pentas dunia. Pacquiao berkolaborasi dengan promotor tinju baru dari Singapura yang sedang naik daun, Ringstar Asia.

    Baca: Hasil Tinju Dunia Akhir Pekan: Joe Joyce Menuju Juara Kelas Berat

    Total partai yang akan dipentaskan Pacquiao pada 23 Maret tersebut ada 9 pertarungan. Dua di antaranya adalah laga eleminasi, yaitu eleminasi kelas bantam IBF antara Michael Dasmarinas vs Kenny Demecillo, serta eleminasi kelas jerami IBF antara Samuel Salva vs Rene Mark Cuarto.

    Belum jelas apakah ada petinju Indonesia yang ikut dipentaskan dalam pergelaran pertama tontotan tinju yang dipromotori Pacquiao.

    Dalam usia 40 tahun, Manny Pacquiao masih tangguh sebagai petinju. Terakhir dia menang angka, sekaligus mempertahankan gelar kelas welter WBC, setelah mengalahkan Adrien Broner melalui kememangan angka 12 ronde.

    FORBES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.