Bulu Tangkis: Indonesia Targetkan 4 Gelar Juara All England 2019

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana latihan pemain bulu tangkis ganda putra Indonesia di Pelatnas Cipayung, Jumat, 1 Maret 2019. Latihan tersebut dilakukan untuk persiapan jelang All England 2019 yang diselenggarakan di Arena Birmingham, Inggris pada 6 Maret hingga 10 Maret 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Suasana latihan pemain bulu tangkis ganda putra Indonesia di Pelatnas Cipayung, Jumat, 1 Maret 2019. Latihan tersebut dilakukan untuk persiapan jelang All England 2019 yang diselenggarakan di Arena Birmingham, Inggris pada 6 Maret hingga 10 Maret 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Turnamen bulu tangkis bergengsi All England 2019 akan berlangsung di Arena Birmingham, Inggris, 6 sampai 10 Maret 2019. Pengurus Pusat Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengirimkan 17 wakil dalam kejuaraan ini.

    Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti mengatakan, All England merupakan salah satu turnamen penting dan menjadi target utama merebut gelar juara. Tak tanggung-tanggung, ia ingin tim Indonesia bisa membawa pulang empat gelar. "All England turnamen bergengsi dan jadi target utama dengan empat gelar," ucapnya saat dihubungi, Jumat, 1 Maret 2019.

    Baca: Hadapi Lawan Berat di All England, Gregoria dan Fitriani Siap

    Susy menyadari bila peluang terbesar meraih gelar juara datang dari ganda putra. Pasalnya, Indonesia mempunyai beberapa pasangan ganda putra yang bisa diandalkan selain Kevin Sanjaya/Marcus Gideon. "Seperti tahun lalu, semoga kami bisa dapat gelar (di ganda putra)," kata dia.

    Meski demikian, di luar nomor andalan Susy berharap sektor lainnya bisa memberikan kejutan. Dua nomor yang menjadi sorotan peraih emas Olimpiade Barcelona 1992 itu ialah tunggal putra dan ganda putri. Menurut dia, tunggal putra dan ganda putri punya peluang membawa pulang gelar. "Harapannya ada kejutan. Sudah 25 tahun kosong gelar di nomor tunggal," ucap Susy.

    Dalam dua tahun terakhir, nomor ganda masih menjadi andalan Indonesia merebut gelar juara. Ganda putra Kevin/Marcus tercatat sudah dua kali keluar sebagai juara All England dalam dua tahun belakangan ini. Sedangkan di nomor tunggal, gelar juara terakhir All England direbut pada 1994. Saat itu, tunggal putra Hariyanto Arbi dan tunggal putri Susy Susanti berhasil jadi juara.

    Sementara puasa gelar dari ganda putri lebih lama lagi. Tercatat, gelar juara All England dari ganda putri Indonesia dipersembahkan oleh pasangan Verawaty/Imelda Wiguna pada 1979.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.