Panggil 25 Atlet, Wushu Mulai Pelatnas untuk SEA Games 2019

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pewushu Indonesia Bobie Valentinus Gunawan beraksi pada nomor Taijijian Putra Wushu Asian Games 2018 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu, 22 Agustus 2018. ANTARA/INASGOC/Ismar Patrizki

    Pewushu Indonesia Bobie Valentinus Gunawan beraksi pada nomor Taijijian Putra Wushu Asian Games 2018 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu, 22 Agustus 2018. ANTARA/INASGOC/Ismar Patrizki

    TEMPO.CO, Jakarta  - Cabang wushu sudah memulai pemusatan latihan nasional (Pelatnas) di Jakarta untuk menyongsong SEA Games 2019. Sekretaris Jenderal Wushu Indonesia Ngatino mengatakan ada 25 atlet yang sudah bergabung di Pelatnas.

    Jumlah tersebut, yang terdiri dari atlet di nomor taolu dan sanda, sudah berkurang dari semula sebanyak 33 atlet. "Berkurang karena ada yang mundur dan tak memenuhi persyaratan," ucap Ngatino di Jakarta, kemarin.

    Dalam sesi latihan Senin sore kemarin di Gedung Serbaguna Senayan, secara khusus Ngatino meminta kepada atlet wushu di nomor taolu untuk menjaga kualitas bertanding. Pasalnya, prestasi wushu Indonesia sudah dikenal di level internasional. "Kalau bisa jangan sampai drop (prestasinya)," kata Ngatino.

    Wushu kerap menjadi andalan kontingen Indonesia di ajang olahraga dua tahunan SEA Games. Salah satu atlet yang tak pernah absen menyumbangkan medali emas ialah Lindswell Kwok. Tercatat Lindswell selalu merebut emas di nomor taolu sejak SEA Games 2011 di Jakarta hingga 2017 di Malaysia.

    Melihat prestasi tersebut, Ngatino menyatakan proses pembinaan terus berjalan kendati Lindswell tak lagi memperkuat Indonesia karena pensiun. Ia optimistis akan ada generasi baru yang bisa meneruskan prestasi Lindswell.

    Ngatino menambahkan meski sudah ada 25 atlet di Pelatnas namun proses degradasi tetap berjalan. PB Wushu Indonesia, kata dia, akan mencari atlet terbaik selain untuk ke SEA Games tapi juga kejuaraan dunia pada Oktober 2019.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.