Sempat Diuntungkan Putusan Wasit, Kevin / Marcus Lolos ke Final

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon (kiri) dan Kevin Sanjaya Sukomuljo. Antara

    Ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon (kiri) dan Kevin Sanjaya Sukomuljo. Antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Berhasil mengatasi Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon melaju ke babak final Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (Badminton Asia Championships) 2019. Dalam pertandingan di Wuhan, Cina, Sabtu, Kevin/Marcus menang dalam permainan rubber game atas wakil Jepang tersebut dengan skor 15-21, 21-17, 21-15.

    Pada game pertama, Kevin/Marcus belum dapat menemukan ritme permainan mereka dan tertinggal jauh 1-8. Sempat mendekat 12-14, namun Kevin/Marcus tak dapat keluar dari tekanan dan kehilangan game pertama.

    Di game kedua, pertarungan kembali sengit, namun setelah interval game, Kevin/Marcus tak dapat terbendung. Di game ketiga, satu pengembalian lawan mengenai badan Marcus namun hal ini tak dinyatakan fault oleh wasit, saat bola jatuh di luar area pertahanan Kevin/Marcus, wasit menambah poin untuk Kevin/Marcus.

    Kamura/Sonoda lantas mengajukan protes namun wasit mengatakan ia tidak melihat bahwa bola mengenai badan Marcus dan hakim garis menyatakan bola jatuh di luar lapangan. Keputusan wasit adalah mutlak dan tidak dapat ditarik kembali.

    Kejadian ini tampaknya mempengaruhi penampilan Kamura/Sonoda. Kevin/Marcus terus melaju dan akhirnya merebut tiket final.

    "Di game pertama mereka start-nya lebih siap dari kami, kami masih banyak melakukan kesalahan sendiri. Waktu awal-awal game kedua pun kami masih berusaha keluar dari tekanan itu dan akhirnya kami bisa membalikkan tekanan ke lawan," kata Kevin. "Di game ketiga, permainan masih ramai terus dan tadi kami hoki juga karena sebenarnya memang fault, kena badan koh Sinyo (Marcus), tapi wasit tidak bisa mengubah keputusan."

    Sedangkan Marcus mengatkan, "Pertemuan kami memang selalu ramai, ketat terus kalau lawan Kamura/Sonoda. Tapi sepertinya mereka hilang konsentrasi setelah kejadian touch itu. Namun di game ketiga, walau poinnya jauh, kami cari poinnya nggak gampang."

    Kevin/Marcus masih menanti calon lawan mereka di babak final, antara pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe atau Kang Min Hyuk/Kim Won Ho dari Korea.

    "Siapa pun yang bisa ke final pasti bagus mainnya, nggak mungkin mereka mau kalah begitu saja. Siapa saja lawan kami di final besok, kami harus siap," kata Marcus soal laga final.

    BADMINTON INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.