Bryant: Tubuh Saya Tahu Sudah Saatnya Mengucapkan Selamat Tinggal

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Poster film animasi pendek Dear Basketball berdasarkan puisi yang ditulis Kobe Bryant. Film ini mendapat Piala Oscar 2017 untuk kategori animasi pendek terbaik . (wikipedia)

    Poster film animasi pendek Dear Basketball berdasarkan puisi yang ditulis Kobe Bryant. Film ini mendapat Piala Oscar 2017 untuk kategori animasi pendek terbaik . (wikipedia)

    TEMPO.CO, Jakarta - Legenda NBA dan Los Angeles Lakers Kobe Bryant meninggal dunia akibat kecelakaan helikopter di Calabasas, California, Amerika Serikat, Minggu 26 Januari 2020.

    Sebagian media di Amerika menyebut, kecelakaan itu juga merenggut nyawa putrinya, Giana, 13 tahun, dan dua penumpang lainnya.

    Mantan bintang NBA berusia 41 tahun ini dianggap sebagai salah satu pebasket terbesar yang pernah bermain di NBA. Ia bahkan pernah mendapat Piala Oscar 2017 atas film animasi pendek berdasarkan puisi berjudul Dear Basketball yang ditulisnya.

    Cerita film pendek ini ditulis berdasarkan puisi Bryant  yang dibuat menjelang pensiun dari National Basketball Association (NBA). Ia menggambarkan kecintaannya pada basket, yang dimulai ketika ia masih kecil. Dari impian masa kecil hingga mencapai puncak karir selama 20 tahun.

    Dalam surat itu, antara lain ia menulis tentang kesiapannya untuk pensiun pada 2016.
    "Kamu mewujudkan impian seorang bocah laki-laki berusia enam tahun
    Dan aku akan selalu mencintaimu karenanya.
    Tapi aku tidak bisa memilikimu lebih lama lagi.
    Musim ini adalah yang terakhir yang bisa saya berikan.
    Jantungku masih bisa berdegup kencang
    Pikiranku masih bisa mengatasi tekanannya
    Tetapi tubuh saya tahu sudah waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal".

    Berikut puisi lengkap Kobe Bryant

    Dear Basketball,

    From the moment
    I started rolling my dad’s tube socks
    And shooting imaginary
    Game-winning shots
    In the Great Western Forum
    I knew one thing was real:

    I fell in love with you.

    A love so deep I gave you my all —
    From my mind & body
    To my spirit & soul.

    As a six-year-old boy
    Deeply in love with you
    I never saw the end of the tunnel.
    I only saw myself
    Running out of one.

    And so I ran.
    I ran up and down every court
    After every loose ball for you.
    You asked for my hustle
    I gave you my heart
    Because it came with so much more.

    I played through the sweat and hurt
    Not because challenge called me
    But because YOU called me.
    I did everything for YOU
    Because that’s what you do
    When someone makes you feel as
    Alive as you’ve made me feel.

    You gave a six-year-old boy his Laker dream
    And I’ll always love you for it.
    But I can’t love you obsessively for much longer.
    This season is all I have left to give.
    My heart can take the pounding
    My mind can handle the grind
    But my body knows it’s time to say goodbye.

    And that’s OK.
    I’m ready to let you go.
    I want you to know now
    So we both can savor every moment we have left together.
    The good and the bad.
    We have given each other
    All that we have. 

    And we both know, no matter what I do next
    I’ll always be that kid
    With the rolled up socks
    Garbage can in the corner
    :05 seconds on the clock
    Ball in my hands.
    5 … 4 … 3 … 2 … 1

    Love you always,
    Kobe


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.