Golf Putri Digelar Lagi setelah Terhenti Akibat Corona

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stacy Lewis (stacysback.com)

    Stacy Lewis (stacysback.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua kali juara utama Stacy Lewis dan mantan juara US Women's Open Brittany Lang akan tampil dalam kejuaraan golf putri  Texas Women's Open pekan depan di Dallas.

    Pegolf Amerika Lewis dan Lang akan bergabung dengan beberapa pemain LPGA AS lainnya, termasuk Cheyenne Knight, Celine Boutier dari Prancis, Maria Fassi, dari Meksiko, dan Gerina Piller pada event yang berlangsung 2-4 Juni itu.

    Texas Women's Open dulunya adalah event LPGA Tour pada tahun 1950an, namun sekarang mendapat persetujuan untuk bertanding dari cabang Dallas Utara dari PGA Amerika.

    Turnamen ini pertama kali dimainkan pada 1933 dan juara sebelumnya termasuk Babe Zaharias dan Betsy Rawls.

    Turnamen tiga hari berhadiah 50.000 dolar AS ini dimulai Selasa depan di Old American Golf Club di luar kota Dallas, Texas. Baik Lang maupun Lewis dibesarkan di Texas.

    LPGA masih libur karena pandemi COVID-19. Turnamen tersebut berhenti pada Februari setelah baru empat event, dua di Florida dan dua di Australia, dan belum dijadwalkan kembali hingga juli.

    Banyak pemain yang sama diperkirakan akan berada di Texas pekan depan untuk mengikuti US Women's Open di Houston sebelum ofisial memindahkan event tersebut ke Desember.

    Texas Open tidak akan mengizinkan adanya penonton, namun pertandingan golf di negara bagian tersebut dengan penonton mungkin tidak akan lama lagi.

    Gubernur Greg Abbott berencana untuk mengizinkan liga profesional menjamu penonton lagi untuk event olahraga luar ruang hingga 25 persen dari kapasitas.

    Liga-liga, seperti LPGA, harus mengajukan kepada pejabat kesehatan negara bagian agar diizinkan ada penonton. Event-event dalam ruang masih akan tanpa penonton, demikian AFP.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setelah Wabah Virus Corona, Pemerintah Kini Waspadai Flu Babi

    Di tengah wabah virus corona, pemerintah Indonesia kini mewaspadai temuan strain baru flu babi. Flu itu pertama kali disinggung pada 29 Juni 2020.