Gagal Menangi MotoGP Austria, Espargaro Salahkan Zarco dan Morbidelli

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap MotoGP dari tim RedBull KTM Racing, Pol Espargaro kendarai motornya saat ikuti sesi balap bebas kedua jelang MotoGP Malaysia di sirkuit Sepang di Malaysia, 27 Oktober 2017. Di sesi balap bebas kedua ini, Pol Espargaro menempati posisi ke-16. AFP PHOTO / MOHD RASFAN

    Pembalap MotoGP dari tim RedBull KTM Racing, Pol Espargaro kendarai motornya saat ikuti sesi balap bebas kedua jelang MotoGP Malaysia di sirkuit Sepang di Malaysia, 27 Oktober 2017. Di sesi balap bebas kedua ini, Pol Espargaro menempati posisi ke-16. AFP PHOTO / MOHD RASFAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap tim Red Bull KTM, Pol Espargaro, gagal meraih kemenangan pada balapan seri MotoGP Austria pada Ahad kemarin. Espargaro sempat memimpin sebelum akhirnya terjatuh dan gagal menyelesaikan balapan.

    Espargaro memang sempat tampil memukau pada awal balapan. Memulai balapan dari posisi kelima pembalap asal Spanyol itu mampu menyodok hingga menempati posisi terdepan.

    Naas bagi Espargaro, balapan dihentikan pada putaran kesembilan setelah terjadi tabrakan dahsyat antara Johann Zarco dengan Franco Morbidelli.

    Dia menyatakan dihentikannya balapan menjadi akhir dari cerita kegemilangannya. Pasalnya, dia tak memiliki ban belakang medium baru yang tersisa. Dia pun beralih menggunakan ban belakang lunak.

    "Saya sangat cepat pada balapan pertama. Sangat cepat sehingga saya kira saya bisa melesat jauh," kata dia.

    "Tetapi setelah balapan dihentikan, saya sadar saya tak memiliki ban belakang media baru dan itulah awal dari akhir balapan saya."

    "Dengan ban belakang lunak, saya kehilangan semua potensi pengereman, dimana di situ adalah titik terkuat saya dan saya terus berjuang untuk mencatatkan waktu tercepat seperti pada balapan pertama."

    Baca: MotoGP, Kenapa Kecelakaan Johan Zarco dan Franco Morbideli Begitu Dahsyat?

    "Sayangnya saya membuat banyak kesalahan. Saya kesulitan untuk menghentikan motor saat mendekati tikungan. Seperti yang saya banyangkan sejak awal saya mengganti ban itu."

    "Setelah bendera merah berkibar, saya masuk ke garasi dengan mengggelengkan kepala karena skenario balapan kedua saya menjadi tidak jelas hingga akhirnya saya terjatuh."

    Soal kecelakaan yang dia alami dengan sesama pengendara KTM, Miguel Oliviera, Pol Espargaro menyebutnya sebagai murni kecelakaan. Menurut dia, hal itu terjadi karena mereka bersentuhan setelah sama-sama melebar dan tak melihat posisi masing-masing.

    "Saya melebar di tikungan itu dan Miguel juga sedikit melebar. Kami sama-sama langsung membuka gas dan tak melihat satu sama lainnya, jadi kami berakhir jatuh."

    "Saya memiliki hubungan baik dengan Miguel, dan saya tahu dia adalah pembalap yang bagus. Kami berbicara soal ini sebelumnya dan itu jelas bahwa ini hanya insiden balapan."

    Hasil itu membuat KTM gagal kembali membuat kejutan. Pada seri MotoGP Ceko di Sirkuit Brno sebelumnya, rekan Pol Espargaro, Brad Binder berhasil merebut podium juara. Binder hanya berada di posisi keempat pada balapan kemarin.

    GPONE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.