Klasemen MotoGP, Maverick Vinales: Sulit Mengejar Joan Mir dengan Yamaha 2020

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Monster Energy Yamaha Maverick Vinales. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    Pembalap Monster Energy Yamaha Maverick Vinales. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP Maverick Vinales mengatakan tidak mungkin untuk menutup selisih poin dari pemimpin kejuaraan MotoGP Joan Mir dengan kondisi motor Yamaha. Menurut dia, motor Yamaha kini mengalami inkonsistensi setelah hanya puas finis di posisi ketujuh di MotoGP Teruel, Ahad kemarin.

    Vinales menunjukkan kecepatan yang kuat sepanjang latihan di Sirkuit Motorland Aragon. Namun, ia mengalami kendala setelah cengkeramannya menurun. Ia pun turun dari posisi keempat pada awal balapan hingga posisi ketujuh. Dalam balapan itu, pembalap Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli mendominasi balapan diikuti dua pembalap Suzuki Alex Rins dan Joan Mir meraih podium ganda.

    Raihan podium Joan Mir memperlebar jarak pembalap teratas dengan 14 poin dengan 137 poin. Vinales berada 19 poin di belakang pembalap asal Spanyol itu dengan hanya tiga balapan tersisa. “Tidak mungkin menyusul dengan motor yang kami miliki saat ini,” kata dia dikutip dari Motorsport, Senin, 26 Oktober 2020.

    Baca juga : Klasemen MotoGP 2020 Setelah Franco Morbidelli Juara di Grand Prix Teruel

    Menurut Vinales, Yamaha belum mengalami peningkatan pada motor 2020 sejak tes Malaysia pada Februari lalu. Ia mengaku hanya bisa berdoa untuk memiliki motor yang sempurna saat menghadapi balapan di MotoGP Valencia untuk menjaga asa juara MotoGP 2020. “Suzuki saat ini berada di level lain. Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Kami hanya perlu berdoa untuk memiliki motor yang sempurna di Valencia, awal yang sempurna, menjadi yang pertama dan memastikan kami tidak kehilangan posisi," ujar dia.

    Baca juga : MotoGP Teruel: Fabio Quartararo Heran Selalu Kalah saat Balapan Ganda

    Ia meneruskan, “Kami tidak memiliki persenjataan yang tepat untuk melawan Suzuki, karena tampaknya mereka mampu berbelok lebih cepat, kecepatan menikung lebih banyak dan lebih sedikit melebar di tikungan. Jadi, Anda tidak bisa memulihkan semua ini hanya dengan membuka gas. Kami punya ide, tapi yang pasti akan sangat sulit karena kami tidak meningkatkan apa pun sejak tes di Malaysia."

    Vinales pun memuji performa Franco Morbidelli. Menurut dia, motor Yamaha M1 2019 pembalap asal Italia itu memainkan keandalan Yamaha dalam kecepatan berbelok dan menikung. “Kami tidak memiliki cengkeraman pada ban selama semua balapan ini, saya memiliki banyak masalah di motor,” ujarnya.

    Meski kecewa dengan hasil balapan di MotoGP Teruel, Vinales masih puas karena bisa menjaga jarak dengan pembalap Yamaha lain, Fabio Quartararo. Ia optimistis, Yamaha masih bisa menampilkan performa terbaiknya pada MotoGP Valencia. "Saya mencoba melakukan pekerjaan saya. Saya pikir hari ini bisa menjadi jauh lebih buruk, saya tidak senang, tapi puas saya selesai di depan Fabio," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Siap-Siap Sekolah Saat Pandemi Covid-19

    Berikut tips untuk mempersiapkan anak-anak kembali ke sekolah tatap muka setelah penutupan karena pandemi Covid-19.