Dewa Kipas Vs Irene Sukandar, Deddy Corbuzier Sediakan Total Hadiah Rp 300 Juta

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deddy Corbuzier. Foto/Instagram/mastercorbuzier

    Deddy Corbuzier. Foto/Instagram/mastercorbuzier

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus soal penutupan akun Dewa Kipas karena dilaporkan curang oleh Levy Rozman berujung pada perdebatan publik yang melibatkan sejumlah kalangan pecatur Indonesia, termasuk pecatur Irene Sukandar.

    Hari ini, Senin, 22 Maret 2021 Irene Sukandar akan melawan Dadang Subur pemilik akun Dewa Kipas, pukul 15.00 WIB secara live di kanal YouTube Deddy Corbuzier.

    Dadang menerima tantangan Irene karena merasa sakit hati dituduh melakukan kecurangan saat bermain catur online di Chess.com. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Irene membuat pernyataan di podcast Deddy bahwa 95 persen berdasarkan analisisnya, Dewa Kipas terbukti melakukan tindakan curang. Pertandingan ini nantinya akan menjadi pembuktian bagi Dadang Subur apakah Dewa Kipas berbuat curang atau tidak.

    Informasi soal laga catur antar Irene Sukandar dan Dadang Subur alias Dewa Kipas itu dikabarkan Deddy melalui kanal YouTube-nya pada Sabtu, 20 Maret 2021 dan secara resmi diumumkan di Instagramnya pada Senin, 21 Maret 2021.

    Tak tanggung-tanggung, sebagai fasilitator pertandingan itu Deddy Corbuzier telah menyediakan hadiah total Rp.300 juta, masing-masing Rp.200 juta untuk pemenang dan Rp.100 juta untuk pihak yang kalah, sementara untuk pajaknya ditanggung oleh pemenang.

    Deddy bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk mensponsori pertandingan itu di antaranya yaitu Indra Kesuma. Laga catur ini diharapkan nantinya bisa jadi momentum untuk mendukung perkembangan catur di Indonesia lebih maju.

    Tanding catur Dewa Kipas Vs Irene Sukandar yang diselenggarakan podcast Deddy Corbuzier Foto Instagram

    Banyak pihak yang antusias untuk menyaksikan pertandingan antara Irene yang bergelar Woman Grandmaster dengan Dadang Subur yang berstatus sebagai ‘Bapak-bapak’ itu. International Master, Anjas Novita adalah salah satu yang menantikan pertandingan itu, daripada membela Dadang Subur, pecatur nasional ini lebih mengunggulkan rekan sesama pecatur profesional Irene sebab menurutnya WGM dari Indonesia ini sudah berpengalaman di kancah internasional.

    Sebelum Irene, Anjas dan Grandmaster Susanto Megaranto juga pernah menantang tanding Dadang Subur, namun pemilik akun Dewa Kipas itu menolak karena merasa segan, “Mas Megantoro yang udah keliling dunia mau berjudi sama saya?” kata Dadang menuturkan ulang percakapan dengan kawan lamanya itu di podcast Deddy Corbuzier beberapa waktu lalu.

    Dadang Subur mengaku sakit hati atas pernyataan Irene di podcast Deddy Corbuzier soal dirinya dituding membuat citra catur di tanah air akan memburuk, dalam video yang diunggah di akun Instagram Deddy Corbuzier pada Kamis, 18 Maret 2021 lalu. Dadang mengungkapkan kekesalannya dan menerima tantangan dari Irene.

    “Saya sakit hati dengan pernyataan itu dan ingin menuntaskan semuanya di atas papan catur," kata Dadang Subur alias Dewa Kipas. Video tersebut telah dihapus dari postingan Deddy dan digantikan dengan pengumuman bahwa Irene Sukandar siap melawan Dadang Subur.

    HENDRIK KHOIRUL MUHID 

    Baca juga: Rasa Simpati GM Irene Sukandar untuk Dewa Kipas yang Amat Mencintai Dunia Catur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.