Jokowi Terbitkan Kepres Tuan Rumah Olimpiade 2032, KOI Yakin Ungguli Brisbane

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari berpose di kantornya di Senayan, Jakarta, Kamis 16 Juli 2020. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari berpose di kantornya di Senayan, Jakarta, Kamis 16 Juli 2020. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerbitkan Keputusan Presiden (Kepres) tentang Panitia Pencalonan Indonesia Sebagai Tuan Rumah Olimpiade 2032 pada 13 April 2021. 

    Merespon keputusan ini, Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari, melakukan pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali pada Jumat, 30 April 2021 di Kantor Kemenpora, Jakarta. 

     

    Oktohari menyampaikan pihaknya semakin percaya diri untuk memenangkan bidding setelah adanya Keppres tentang pencalonan Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.

    "Kami ingin mengulangi sekali lagi bahwa posisi kita hari ini sudah ditetapkan sebagai negara continues diaologue. Sekali lagi, ini memang berbeda dengan Olimpiade sebelumnya. Kalau sebelumnya dengan bidding contest, sekarang dengan sistem diaolog,” ungkap Oktohari dalam konferensi pers usai pertemuan.

     

    Namun, Oktohari menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah untuk pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade 2032 sejak beberapa tahun ke belakang. Walaupun, kata dia, Indonesia memang sedikit terlambat satu langkah karena Australia, dalam hal ini Brisbane telah selangkah ke depan dalam mengajukan diri sebagai tuan rumah Olimpiade 2032.

     

    "Karena Brisbane sudah mulai duluan, sehingga mereka ada di depan kita ditetapkan sebagai target dialogue, continues diaologue sendiri ada dua, Indonesia dan gabungan Korea Selatan dan Korea Utara,” ujar dia.

     

    Oktohari pun yakin dengan terbitnya Keppres ini, maka ketertinggalan oleh Brisbane dapat disalip untuk meraih status sebagai tuan rumah Olimpiade 2032. "Jangankan Olimpiade 2032, untuk jadi tuan rumah 2021 yang sekarang kita sudah siap, dengan melihat kesuksesan menggelar Asian Games 2018," kata dia. 

     

    Sementara itu, Menpora juga menegaskan bahwa NOC sudah berjuang keras untuk membawa Indonesia tampil sebagai tuan rumah di ajang empat tahunan tersebut. Namun, kata di, dengan adanya Keppres, maka ini menjadi pendorong besar agar kesempatan Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 semakin terbuka lebar.

     

    “Sebelum Keppres ini terbit, Ketua Umum NOC sudah bergerak melakukan langkah-langkah sesuai dengan kapasitas beliau sebagai Ketua Umum NOC Indonesia koordinasi dan berkomunikasi dengan NOC-NOC berbagai negara,” kata Amali.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.