Debut Piala Dunia Catur 2021, Medina Warda Aulia Analisis Cara Bermain Lawan

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pecatur Grand Master Wanita (GMW) Medina Warda Aulia saat tampil dalam Turnamen Catur Grand Master dan Grand Master Wanita Japfa di Yogyakarta, 13-21 Juni 2019. (Humas Percasi)

    Pecatur Grand Master Wanita (GMW) Medina Warda Aulia saat tampil dalam Turnamen Catur Grand Master dan Grand Master Wanita Japfa di Yogyakarta, 13-21 Juni 2019. (Humas Percasi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Woman Grand Master (WGM) Medina Warda Aulia bersiap menghadapi debutnya saat tampil di ajang Piala Dunia Catur atau FIDE World Cup 2021. Di babak pertama menghadapi pecatur asal Jerman Jana Schneider di Sochi, Rusia, Senin, 12 Juli nanti, ia ingin mengerahkan kemampuan terbaik untuk melaju.

    Pada pertandingan ini, Medina bisa dibilang akan menghadapi lawan yang sepadan menurut perhitungan Elo Rating. "Di sini saya berfokus untuk bermain maksimal untuk Indonesia," kata Medina dalam konferensi pers virtual, Jumat, 9 Juli 2021.

    Medina memiliki Elo Rating 2360, sedangkan Schenider memiliki Elo Rating 2353. Namun, dari sisi gelar, Medina lebih mentereng karena sudah mengantongi gelar WGM, atau gelar tertinggi di kategori wanita. Sedangkan calon lawannya baru bergelar Woman International Master (WIM).

    Berdasarkan peringkat dunia, Medina saat ini menempati posisi 4763, sedangkan Schneider berada di posisi 5116. Medina pun mengaku sudah mempersiapkan diri dengan baik dan juga sudah menganalisis lawan yang nanti akan dihadapi. "Secara teknis saya juga sudah mempersiapkan diri dengan menganalisis lawan, seperti pembukaan dan cara permainannya," ucap Medina.

    Pada kejuaraan FIDE World Cup 2021 ini, Indonesia mengirimkan empat wakil. Selain Medina dan WGM Irene Kharisma Sukandar yang akan tampil di kategori wanita, GM Susanto Megaranto dan IM Mohamad Ervan akan tampil untuk kategori pria. Kejuaraan dunia catur 2021 akan berlangsung mulai 10 Juli hingga 4 Agustus 2021 yang mempertarungkan total 103 atlet catur dari berbagai negara.

    Di ajang tersebut, Susanto Megaranto adalah pecatur yang sudah berpengalaman tampil. Ia akan tampil di piala dunia caturnya yang keempat setelah tiga kali bertanding di Khanty-Mansiysk, Rusia, pada tahun 2007, 2010, dan 2019.

    Bagi Irene Kharisma Sukandar, ini merupakan piala dunia caturnya yang ketiga setelah di Sochi pada 2015 dan di Teheran, Iran pada 2017. Sedangkan bagi Medina dan Ervan merupakan piala dunia catur perdananya.

    Baca juga : Pecatur Medina Warda Aulia, Nyaman Berduel Dengan Laki-Laki

    Baca juga : 3 Wakil Indonesia di Piala Dunia Catur 2021, Begini Jejak Mereka Sebelumnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.