FP3 MotoGP San Marino: Francesco Bagnaia Tercepat, Marquez dan Rossi Crash

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Francesco Bagnaia bersaing dengan Marc Marques di balapan MotoGP Aragon di MotorLand Aragon, Alcaniz, Spanyol, Ahad, 12 September 2021. Francesco berhasil menenangkan juara perdananya lewat duel sengit dengan Marquez. REUTERS/Pablo Morano

    Francesco Bagnaia bersaing dengan Marc Marques di balapan MotoGP Aragon di MotorLand Aragon, Alcaniz, Spanyol, Ahad, 12 September 2021. Francesco berhasil menenangkan juara perdananya lewat duel sengit dengan Marquez. REUTERS/Pablo Morano

    TEMPO.CO, JakartaFrancesco Bagnaia memuncaki catatan waktu latihan bebas ketiga MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, Sabut, 18 September 2021. Ia berada di depan pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP Fabio Quartararo dan pembalap Ducati, Jack Miller.

    Setelah kedua latihan terhambat kondisi basah, para pebalap malah disambut cerahnya sinar matahari untuk sesi pagi hari ini. Michele Pirro adalah pebalap pertama yang meningkat performanya secara signifikan. Ia masuk ke sepuluh besar pada waktu gabungan dengan menemoati posisi keenam.

    Sementara itu, pembalap Repsol Honda Marc Marquez dan pembalap Petronas Yamaha SRT Valentino Rossi mengalami kecelakaan dalam sesi latihan bebas tersebut. Rossi jatuh di tikungan 13. Marquez terdegradasi di luar tempat Q2 secara otomatis. 

    Pembalap Aprilia Maverick Vinales punya selisih catatan waktu 0,3 detik lebih lambat dari Bagnaia. Stefan Bradl menikmati awal yang kuat untuk FP3 setelah naik ke urutan ketujuh, namun, pembalap Jerman itu kemudian jatuh di tikungan 14.

    Miguel Oliveira menjadi pebalap ketiga yang mengalami crash selama FP3 dengan terjatuh di tikungan sepuluh, sementara Quartararo menjadi pebalap pertama yang mencatatkan waktu di bawah 1 menit 32 detik, akhir pekan ini.

    Rekan setim Quartararo, Franco Morbidelli, menunjukkan performa bagus pada hari keduanya. Sempat membukukan catatan waktu terbaik keenam, Morbidelli akhirnya turun ke posisi 15.

    Berikut hasil FP3 MotoGP San Marino, Sabtu, 18 September 2021.

    POSPembalapTimCatatan waktu
    1Francesco BagnaiaDucati Team (GP21)1'31.936s
    2Fabio QuartararoMonster Yamaha (YZR-M1)+0.039s
    3Jack MillerDucati Team (GP21)+0.153s
    4Joan MirSuzuki Ecstar (GSX-RR)+0.200s
    5Maverick ViñalesAprilia Gresini (RS-GP)+0.264s
    6Alex RinsSuzuki Ecstar (GSX-RR)+0.388s
    7Johann ZarcoPramac Ducati (GP21)+0.428s
    8Pol EspargaroRepsol Honda (RC213V)+0.480s
    9Jorge MartinPramac Ducati (GP21)*+0.491s
    10Michele PirroDucati Team (GP21)+0.496s
    11Takaaki NakagamiLCR Honda (RC213V)+0.545s
    12Stefan BradlHRC (RC213V)+0.614s
    13Marc MarquezRepsol Honda (RC213V)+0.701s
    14Franco MorbidelliMonster Yamaha (YZR-M1)+0.708s
    15Alex Marquez
    LCR Honda (RC213V)+0.871s
    16Aleix EspargaroAprilia Gresini (RS-GP)+0.902s
    17Iker LecuonaKTM Tech3 (RC16)+1.105s
    18Valentino RossiPetronas Yamaha (YZR-M1)+1.117s
    19Enea Bastianini
    Avintia Ducati (GP19)*+1.124s
    20Andrea DoviziosoPetronas Yamaha (YZR-M1)+1.138s
    21Luca MariniSky VR46 Avintia Ducati (GP19)*+1.210s
    22Miguel Oliveira
    Red Bull KTM (RC16)+1.299s
    23Brad BinderRed Bull KTM (RC16)+1.369s
    24Danilo PetrucciKTM Tech3 (RC16)+1.389s
    Pembalap yang lolos ke kualifikasi kedua
    POSPembalapTim
    1Francesco BagnaiaDucati Team (GP21)
    2Fabio QuartararoMonster Yamaha (YZR-M1)
    3Jack MillerDucati Team (GP21)
    4Joan MirSuzuki Ecstar (GSX-RR)
    5Maverick VinalesMonster Yamaha (YZR-M1)
    6Alex RinsSuzuki Ecstar (GSX-RR)
    7Johann ZarcoPramac Ducati (GP21)
    8Pol EspargaroRepsol Honda (RC213V)
    9Jorge MartinPramac Ducati (GP21)*
    10Michele PirroDucati Team (GP21)

    Baca juga : MotoGP Misano: Andrea Dovizioso Masih Kesulitan Adaptasi Motor Yamaha


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.