Indonesia Tolak Rencana Penghapusan Angkat Besi di Olimpiade 2028

Atlet angkat besi Indonesia Eko Yuli Irawan beraksi saat cabang angkat besi kelas 61 kg dalam ajang Olimpiade 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, 25 Juli 2021. Eko Yuli meraih medali perak setelah menempati posisi kedua dengan total angkatan 302 kilogram. REUTERS/Edgard Garrido

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia menolak rencana Komite Olimpiade Internasional (IOC) menghapus cabang olahraga angkat besi di Olimpiade Los Angeles 2028. Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Djoko Pramono mengatakan banyaknya temuan kasus doping di cabang angkat besi tidak serta-merta menghapus olahraga tersebut dari Olimpiade.

"Sampai saat ini, IWF (Federasi Angkat Besi Dunia) terus berupaya untuk menghilangkan penggunaan doping. Semua Federasi negara masing-masing juga sepakat akan hal ini," kata Djoko dalam konferensi pers secara virtual pada Senin 13 Desember 2021.

Komite Olimpiade Internasional (IOC) dikabarkan bakal menghapus beberapa cabang olahraga. Angkat besi, tinju, dan pancalomba modern atau pentathlon adalah tiga cabang olahraga yang diusulkan untuk dihapus pada Olimpiade 2028 Los Angeles. Alasannya, ketiga cabang olahraga itu disinyalir menjadi sarang penggunaan doping.

Cabang-cabang itu harus memenuhi kriteria tertentu pada Olimpiade Paris 2023 untuk dapat dimasukkan dalam daftar. Tinju dan angkat besi berjuang dengan isu korupsi, keuangan serta skandal penilaian, dan telah mendapat peringatan dari IOC untuk mereformasi atau pilihan lainnya adalah melewatkan Olimpiade.

Sebagai gantinya, IOC akan memasukkan panjat tebing, skateboard, dan surfing. Namun, belum ada keputusan resmi untuk menentukan nasib tiga cabang olahraga tersebut. IOC dikabarkan masih membuka ruang untuk menampung keberatan dari para peserta atas gagasan tersebut.

Djoko juga memastikan, tidak ada satu pun atlet, baik dari Indonesia dan juga negara lain yang mau tercoreng dalam kasus doping. "Penggunaan doping cuma untuk atlet yang mau potong kompas mendapatkan prestasi. Mereka tidak ksatria. Tapi, jangan malah perilaku mereka dijadikan gambaran keseluruhan," katanya.

Adapun Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, memastikan pemerintah bakal ikut mengawal ketat pembahasan cabang olahraga angkat besi di Olimpiade. Ia tidak mau cabang angkat besi hilang dari Olimpiade 2028 di Los Angeles.

Politikus Partai Golkar itu menilai angkat besi sudah masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Angkat besi, kata Amali, juga akan jadi andalan Indonesia di ajang internasional, termasuk target untuk menembus peringkat kelima Olimpiade dan Paralimpiade.

"Yang pasti kami akan juga memperjuangkan ini. Karena angkat besi ada di dalam Perpres 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional. Kami memiliki target untuk menembus lima besar Olimpiade 2044. Dan angkat besi selama ini jadi andalan mendapat medali," ujar Amali.

Baca juga : Angkat Besi dan Tinju Tak Masuk Program Pertandingan Olimpiade 2028

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Terkini: Daftar 172 Obat Sirop Aman Menurut BPOM, Prospek Cinema XXI yang Akan IPO Tahun Depan

4 jam lalu

Terkini: Daftar 172 Obat Sirop Aman Menurut BPOM, Prospek Cinema XXI yang Akan IPO Tahun Depan

Berita terkini ekonomi dan bisnis pada Sabtu siang, 3 Desember 2022, dimulai dari daftar lengkap 172 obat sirop yang aman dikonsumsi menurut BPOM.


Benazir Bhutto Perdana Menteri Perempuan Pertama di Pakistan, Akhir Hidup yang Tragis

19 jam lalu

Benazir Bhutto Perdana Menteri Perempuan Pertama di Pakistan, Akhir Hidup yang Tragis

Benazir Bhutto merupakan perdana menteri perempuan pertama di Pakistan. Ia tewas akibat dibunuh sekelompok orang tak dikenal pada Desember 2007.


Tak Masuk Pelatnas Angkat Besi, Eko Yuli Irawan Masih Punya Tekad ke Olimpiade Paris 2024

2 hari lalu

Tak Masuk Pelatnas Angkat Besi, Eko Yuli Irawan Masih Punya Tekad ke Olimpiade Paris 2024

Atlet angket besi Eko Yuli Irawan tengah mencari sponsor agar bisa mengikuti kejuaraan untuk tampil di Olimpiade Paris 2024.


Kabar Angin Petinju Legendaris Menantang Canelo karena Mengancam Messi, Ini Profil Mike Tyson

2 hari lalu

Kabar Angin Petinju Legendaris Menantang Canelo karena Mengancam Messi, Ini Profil Mike Tyson

Mike Tyson dikabarkan di media sosial membela Lionel Messi setelah mendapat ancaman dari petinju Meksiko Canelo Alvarez


Terkini Bisnis: Demo Kenaikan UMP DKI hingga 7 Desember, Jokowi Beberkan Fokus APBN 2023

2 hari lalu

Terkini Bisnis: Demo Kenaikan UMP DKI hingga 7 Desember, Jokowi Beberkan Fokus APBN 2023

Berita terkini bisnis pada siang ini dimulai dari buruh menggelar demo menolak kenaikan UMP DKI Jakarta hingga pekan depan.


Greysia Polii Evaluasi Penampilan Apriyani / Fadia, Ada 1 Pekerjaan Rumah

5 hari lalu

Greysia Polii Evaluasi Penampilan Apriyani / Fadia, Ada 1 Pekerjaan Rumah

Greysia Polii meminta ganda putri Indonesia, Apriyani / Fadia, untuk menjaga konsistensi dan meningkatkan kekompakan.


Terkini Bisnis: Proyek Smelter Nikel Terbesar Dunia di Pomalaa, Pro Kontra Program 680 Ribu Rice Cooker

5 hari lalu

Terkini Bisnis: Proyek Smelter Nikel Terbesar Dunia di Pomalaa, Pro Kontra Program 680 Ribu Rice Cooker

Berita terkini bisnis hingga siang ini dimulai dari Menteri Luhut yang menegaskan proyek smelter nikel terbesar dunia di Pomalaa harus terus berjalan.


Terkini: Erick Thohir Sebut Kelompok Rentan pada Gempa Cianjur, BRI Jelaskan Dugaan Tabungan Dibobol

7 hari lalu

Terkini: Erick Thohir Sebut Kelompok Rentan pada Gempa Cianjur, BRI Jelaskan Dugaan Tabungan Dibobol

Berita terkini bisnis pada siang ini dimulai dari Menteri BUMN Erick Thohir yang menyebut anak-anak kelompok paling rentan dalam gempa Cianjur.


Buronan Bareskrim di Kasus Korupsi Giki Argadiaksa Ditangkap di Tol JORR

8 hari lalu

Buronan Bareskrim di Kasus Korupsi Giki Argadiaksa Ditangkap di Tol JORR

Polantas Polda Metro Jaya mencegat dan menangkap buronan Bareskrim dalam kasus korupsi, Giki Argadiaksa, di Tol JORR


Sidang Dugaan Korupsi Vatikan: Uang Dipakai untuk Beli Pakaian Bermerek

8 hari lalu

Sidang Dugaan Korupsi Vatikan: Uang Dipakai untuk Beli Pakaian Bermerek

Pengadilan Vatikan menyidang kasus dugaan korupsi di Vatikan dengan terdakwa mantan kardinal dan analis keamanan gadungan