Pelari Agus Prayogo Berlaga di Singapura

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agus Prayogo. www.koni.or.id

    Agus Prayogo. www.koni.or.id

    TEMPO Interaktif,Jakarta:Pelari nasional jarak jauh, Agus Prayogo akan mengikuti kejuaraan SAFRA Singapore Bay Run and Army Half Maraton, 12 September mendatang. Kejuaraan itu sekaligus akan menjadi ajang uji coba menjelang Asian Games di Guangzhou, November nanti.  

    “Target saya nanti bisa mempertahankan gelar juara individu,” kata Agus yang kini berpangkat Sersan Dua dan bertugas di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) di Bandung. Saat itu, Agus mencatat waktu 1 jam, 7 menit, 20 detik.

    Selain turun di nomor individu, Agus juga turun di nomor beregu. Peraih emas SEA Games Laos 2009 ini akan didampingi empat tentara lain, yaitu Nicolas A Silva, I Gusti Gede Karang, Amir Said, dan Sukarno. “Empat pelari itu terpilih berdasarkan seleksi saat di Kejuaraan Nasional nomor 10.000 meter kemarin,” kata Agus.

    Uji coba ini akan menjadi pemanasan keduanya. Sebelumnya, Agus dikirim uji coba ke kejuaraan Asian All Stars di India, akhir Juli lalu. Di India, pelari jebolan klub atletik Lokomotif Salatiga ini berhasil memecahkan rekor terbaiknya di nomor lari 5000 meter dengan catatan waktu 14 menit 22 detik, sekaligus meraih perunggu.  

    Menurutnya, catatan waktunya mulai mendekati rekor nasional yang pernah dicatat Subeno dengan 14 menit 12.66 detik tahun 1991. “Saya punya target pecahkan rekor Subeno,” kata Agus. Tidak hanya rekor nasional di nomor 5000, ia juga berambisi memecahkan rekor Subeno, nomor 10.000 meter, yaitu 29 menit, 39.18 detik.  

    Dalam sisa waktu sekitar tiga bulan sebelum berlaga di Guangzhou, Agus fokus berlatih untuk meningkatkan kecepatannya. “Daya tahan sudah cukup, persiapan sudah 80 persen,” kata pelari yang mengikuti program pelatnas di Pengalengan Bandung.

    RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.