Maret, Davis Cup Digelar di Palembang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Swiss merayakan kemenangan setelah mengalahkan Perancis di final Piala Davis di Stadion Pierre Mauroy, Lille, Prancis, 23 November 2014. AP/Christophe Ena

    Tim Swiss merayakan kemenangan setelah mengalahkan Perancis di final Piala Davis di Stadion Pierre Mauroy, Lille, Prancis, 23 November 2014. AP/Christophe Ena

    TEMPO.CO, Palembang - Pengurus Pusat Persatuan Tennis Indonesia (Pelti) menunjuk venue di Jakabaring Sport CiTy, Palembang, sebagai arena kejuaraan dunia tenis Davis Cup II Asia/Oceania. Ketua III Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel Dhenie Zainal mengatakan kepastian itu didapat dari pertemuan KONI dengan pengurus Pelti beberapa waktu lalu. "Kami ditunjuk oleh Pelti untuk Piala Davis Maret nanti," kata Dhenie, Kamis, 15 Januari 2015.

    Menurutnya, rencana Piala Davis Grup II zona Asia/Ocenia akan dilaksanakan di Palembang, 6-8 Maret 2015. Penunjukan Bumi Sriwijaya sebagai tuan rumah karena dinilai layak lantaran memiliki lapangan standar internasional, yaitu Stadion Tennis Bukit Asam di Jakabaring Sport Ciy (JSC). Selain itu Palembang juga memiliki kepanitiaan yang memiliki pengalaman menyelenggarakan event serupa seperti Sea Games, Islamic Solidarity Games maupun Asean University Games.

    "Kami dipercaya menggelar pertandingan antara tuan rumah melawan Iran," ujar Dhenie. Dhenie melanjutkan keseluruhan stadion Tenis Bukit Asam sudah memenuhi persyaratan. Namun demikian dia mengingatkan agar panitia dapat bekerja secara profesional karena Davis Cup memiliki aturan yang lebih ketat. Jika teledor maka panitia akan didenda hingga ribuan dolar AS.
     
    PARLIZA HENDRAWAN

    Berita lain:
    4 Risiko Budi Gunawan Jika Ngotot Jadi Kapolri
    4 Aktor di Balik Blunder Pemilihan Budi Gunawan
    SBY Copot Jabatan Tersangka, Kini Jokowi Malah...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.