Etape 6 Tour de Singkarak, Tim Pishgaman Masih Dominan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebalap sepeda melintas di daerah Sawah Tangah pada Tour De Singkarak (TDS) Etape enam, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, 8 Oktober 2015. Etape tersebut menempuh jarak 116 kilometer. ANTARA/Muhammad Arif Pribadi

    Pebalap sepeda melintas di daerah Sawah Tangah pada Tour De Singkarak (TDS) Etape enam, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, 8 Oktober 2015. Etape tersebut menempuh jarak 116 kilometer. ANTARA/Muhammad Arif Pribadi

    TEMPO.CO, Batusangkar - Pembalap Pishgaman Giant Team mendominasi balapan internasional Tour de Singkarak. Tiga pembalap di tim Iran itu, Hossein Askar, Arvin Moazemi Goudarzi, dan Rahim Emami, memasuki garis finis etape keenam, Kamis, 8 Oktober 2015, sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 3 jam 29 menit 50 detik.

    Hossein memimpin balapan sejak di titik KoM kedua, tepatnya di kawasan Kantor Wali Kota Padang Panjang. "Kami attack saat memasuki 25 kilomter menjelang finis," ujarnya usai balapan di Istano Basa Pagaruyung Kabupaten Tanah Datar.

    Balapan di etape keenam yang diikuti 93 peserta ini berlangsung sengit. Mereka menempuh jarak 116 kilometer ini. Di belakang ketiga pembalap itu, ada rombongan besar dengan jarak waktu 1 menit 40 detik.

    Etape keenam dimulai dari Jam Gadang Kota Bukittinggi menuju Istano Pagaruyung Kabupaten Tanah Datar. Setelah star di Jam Gadang Bukittinggi, pembalap melewati sejumlah ruas jalan di Kota Wisata, seperti Jalan Soekarno Hatta, By Pass, kawasan Jambu Air di Kabupaten Agam, Padang Luar dan Malalak.

    Kemudian, pembalap menuju ke Kabupaten Padang Pariaman melewati Padang Sago dan Simpang Sicincin. Setelah itu, mereka naik ke Lembah Anai dan masuk ke Kota Padang Panjang. Mereka juga melewati Batipuah, Pariangan, Batusangkar dan masuk garis finis di Istano Pagaruyung Kabupaten Tanah Datar.

    Mereka ditantang tiga titik tanjakan untuk memperebutkan Polkadat Jersey, yaitu: di kilometer 22,5 kilomter tepatnya kawasan Malalak dengan KoM level satu, di kilometer 81,5 di kawasan Kantor Wali Kota Padang Panjang dengan KoM level 2, dan terakhir di kilometer 97 di Batipuah dengan KoM level 3.

    Pembalap Pishgaman Arvin Moazemi Goudarzi berhasil meraup poin di tiga tanjakan tersebut. Walhasil, ia kembali dinobatkan sebagai raja tanjakan. Pebalap berumur 25 tahun itu mengumpulkan 77 poin hingga etape keenam ini. Arvin disusul Ahad Kazemi Sarai dari Tabriz Petrochemical Team dengan poin 52.

    Di etape ini, hanya ada satu titik sprint, di kilometer 107,8, tepatnya di Batusangkar. Pebalap Pisghaman kembali mendominasi. Hossein Askari berhasil merebut Green Jersey dari pebalap Philipina Mark John Lexer Galedo. Hossein mengumpulkan 14 poin hingga etape ini.

    Sementara, pembalap Amir Zargari tersingkir dari pimpinan klasemen umum. Rekan setimnya, Arvin berhasil merebut Yellow Jersey yang telah dipakainya Amir sejak etape kedua.

    Arvin mencatatkan waktu 20 jam 12 menit 39 detik. Ia dibayang-bayangi rekan setimnya Rahim Emami dengan waktu 20 jam 13 menit 03 detik. Amir tergeser ke posisi tiga dengan selisih waktu 1 menit 42 detik.

    Arvin mengatakan etape keenam ini sebenarnya tidak terlalu sulit, timnya juga menargetkan untuk menguasai podium. Namun, Amir tak bisa tampil maksimal karena kondisinya yang kurang sehat. "Itu tidak masalah. Karena saya dan teman-teman setimnya bisa menggantikan," ujar Arvin usai balapan di Istano Basa Pagaruyung Kabupaten Tanah Datar.

    Pishgaman Giant Team berhasil mempertahankan posisinya di puncak klasemen tim hingga etape keenam. Tim asal Iran itu mencatatkan waktu 60 jam 39 menit. Posisi kedua ditempati Tabriz Petrochemical Team dengan selisih waktu 11 menit 42 detik.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.