Tour de Flores Perebutkan Hadiah Total Rp 1 Miliar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua pembalap sepeda dari tim Black Inc Cycling Team, Laos melakukan latihan jelang etape pertama Tour de Flores di Larantuka, Flores Timur, NTT, 18 Mei 2016. Tour de Flores diikuti 20 tim dari 16 negara. ANTARA FOTO

    Dua pembalap sepeda dari tim Black Inc Cycling Team, Laos melakukan latihan jelang etape pertama Tour de Flores di Larantuka, Flores Timur, NTT, 18 Mei 2016. Tour de Flores diikuti 20 tim dari 16 negara. ANTARA FOTO

    TEMPO.COKupang - Panitia Tour de Flores menyiapkan hadiah dengan total mencapai Rp 1 miliar bagi pemenang Tour de Flores untuk lima etape yang dilintasi 160 pembalap dari 20 tim.

    "Total hadiah yang diperebutkan sebesar Rp 1 miliar," kata juru bicara Tour de Flores, Putu Anggreni, kepada wartawan, Jumat, 20 Mei 2016.

    Menurut dia, peserta yang terlibat dalam Tour de Flores sebanyak 160 peserta dari 20 tim yang akan melintasi setiap etape kurang-lebih 2,2 kilometer. Dua puluh tim peserta yang ikut dalam TdF 2016 adalah Singha Infinite (Singapura), Terengganu (Malaysia), St George Merida (Australia), Kenya Down Under (Kenya), Kinan (Jepang).

    Selain itu, ada Wisdom Heng Xiang Cycling Team (Cina), LX-IIBS Cycling Team (Korea Selatan), Black Inc (Laos), Team 7-Eleven RBP (Filipina), Team UKYO (Jepang), Swiss Welness (Australia), Oliver Real Food (Australia), dan Geunsam Insum Cello (Korea Selatan).

    Indonesia sebagai tuan rumah menurunkan tujuh klub, yakni Pegasus Cycling Team, Indonesia Nasional Team, SAKB, KFC Cycling Team, Custom Cycling Club, Prima Indonesia, dan BRCC.

    Hari ini para peserta telah menyelesaikan etape kedua yang melintasi Sikka menuju Ende. Etape ketiga adalah Ende-Ngada dan selanjutnya Ngada-Manggarai serta Manggarai-Manggarai Barat. 

    YOHANES SEO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.