Andre, Kelas VIII SMP Sudah Kumpulkan 70 Piala dan Medali

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andre Cristian Gunaya pelajar SMP Negeri 4 Garut, Jawa Barat yang memiliki 70 piala dan medali kejuaraan Tenis Meja. M Kurnianto

    Andre Cristian Gunaya pelajar SMP Negeri 4 Garut, Jawa Barat yang memiliki 70 piala dan medali kejuaraan Tenis Meja. M Kurnianto

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Andre Cristian Gunaya menarik banyak perhatian ketika melibas lawannya dengan skor fantastis dalam pertandingan tenis meja pelajar nasional yang diselenggarakan Universitas Terbuka yang bekerja sama dengan Tempo Media Group

    Andre yang saat ini kelas VIII SMP Negeri 4 Garut, Jawa Barat, “melumat” musuhnya dengan skor 11-0, 11-0, dan 11- 1. "Mungkin tadi lawannya lagi grogi dan mungkin juga kurang siap saat bertanding," ungkap Andre Cristian Gunaya yang bertubuh mungil ini seusai pertandingan, Jumat, 19 Agustus 2016.

    BACA: UT dan Tempo Gelar Kejuaraan Tenis Meja Pelajar Nasional

    Menurut Andre, ia mulai bermain tenis meja sejak berusia 6 enam tahun, sejak dirinya duduk di bangku kelas I sekolah dasar. Ilmu-ilmu yang diajarkan oleh ayahnya sangat bermanfaat bagi dirinya saat ini.  "Ayah saya yang ngajarin main tenis meja," katanya.

    "Sampai sekarang, sudah ada kurang-lebih 70 piala dan medali yang saya dapat dari berbagai kejuaraan tenis meja tingkat nasional. Ini berkat latihan terus-menerus," ujarnya.

    Andre yang dikontrak oleh klub tenis meja asal Bandung, Ahmad Ivan Fadilah (AIF), untuk mengikuti turnamen ini berharap akan memenangi dua kategori turnamen yang diikutinya.

    "Saya pernah juara I di Kejurnas, O2SN juara 1, Popnas beregu dapat medali perak saat kelas VII SMP, dan terakhir dapat medali perak di Popda pada Juni 2016 di Bogor. Mudah-mudahan saya dapat juara di kategori kadet putra dan kategori junior dalam turnamen ini," katanya.

    MUHAMMAD KURNIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.