Hong Kong Open 2016: Tontowi/Liliyana Rebut Gelar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir mengigit medali emas mereka setelah mengalahkan lawannya asal Malaysia Peng Soon Chan dan Liu Ying Goh pada final bulutangkis di  Riocentro Pavilion 4, Rio de Janeiro, Brasil, 18 Agustus 2016. Pasangan Owi/Butet menang 21-14 dan 21-12. REUTERS/Mike Blake

    Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir mengigit medali emas mereka setelah mengalahkan lawannya asal Malaysia Peng Soon Chan dan Liu Ying Goh pada final bulutangkis di Riocentro Pavilion 4, Rio de Janeiro, Brasil, 18 Agustus 2016. Pasangan Owi/Butet menang 21-14 dan 21-12. REUTERS/Mike Blake

    TEMPO.CO, Jakarta - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses merebut gelar juara di Hong Kong Open Super Series 2016. Hasil ini dipastikan Tontowi/Liliyana setelah mengalahkan rekannya sesama Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto. Tak tanggung-tanggung, mereka menang dua game langsung dengan 21-19 dan 21-17.

    "Pastinya luar biasa. Setelah kami mendapat medali emas Olimpiade, mungkin orang berpikir kami sudah santai-santai dan enggak mikir prestasi lagi. Tapi ternyata kami bisa membuktikan di China Open Super Series Premier dan di sini lanjut lagi menang di Super Series,” kata Liliyana Setelah bertanding, Minggu, 27 November 2016.

    “Kami cukup puas dengan hasil ini. Dan kami harap bisa terus berprestasi lagi ke depannya. Kami sangat bersyukur, permainan kami sama-sama bisa maksimal hari ini,” kata Tontowi. Tontowi/Liliyana berhasil menguasai pertandingan di babak final ini dengan baik.

    Di game pertama, mereka berhasil memimpin poin hingga menang 21-19. Memasuki game kedua, Tontowi/Liliyana tampil baik dengan tetap tenang dan mementahkan bola-bola Jordan/Debby. Dalam 42 menit, peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 ini sukses mengamankan podium utamanya.

    "Kami bermain tenang dan fokus satu demi satu poin. Komunikasi baik, saling mendukung. Kami punya kepercayaan diri setelah kemarin mendapat medali emas Olimpiade. Kami tinggal enjoy di lapangan dan menerapkan pola kami dengan baik," kata Liliyana mengungkapkan.

    Tontowi/Liliyana dan Jordan/Debby sudah tiga kali berhadapan. Rekor pertemuan keduanya di turnamen tercatat 3-0, untuk kemenangan Tontowi/Liliyana. Terakhir di Olimpiade Rio 2016, Tontowi/Liliyana menang 21-16 dan 21-11. Indonesia berhasil membawa satu gelar dari pertemuan dua finalis di ganda campuran tersebut.

    Hasil dari Tontotwi/Liliyana ini jauh lebih baik dibanding pencapaian tahun lalu. Pada Hong Kong Open 2015, Indonesia mencapai hasil maksimal dengan tiga wakilnya sebagai semifinalis, yaitu Anthony Sinisuka Ginting, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, dan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari.

    BADMINTONINDONESIA.ORG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.