Serena Williams Membuat Kejutan di Australia Terbuka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis AS, Serena Williams melakukan selebrasi usai berhasil mengalahkan petenis Swiss, Belinda Bencic dalam putaran pertama turnamen Australia Terbuka di Melbourne, Australia, 17 Januari 2017. Serena mengalahkan Belinda dua set sekaligus dengan poin 6-4 6-3. AP Photo/Andy Brownbill

    Petenis AS, Serena Williams melakukan selebrasi usai berhasil mengalahkan petenis Swiss, Belinda Bencic dalam putaran pertama turnamen Australia Terbuka di Melbourne, Australia, 17 Januari 2017. Serena mengalahkan Belinda dua set sekaligus dengan poin 6-4 6-3. AP Photo/Andy Brownbill

    TEMPO.COMelbourne –  Serena Williams mematahkan anggapan bahwa dia akan kesulitan menghadapi  laga perdana di Australia Terbuka. Performanya ternyata belum menurun meski hampir empat bulan absen di berbagai turnamen.

    Williams membuka kemenangan dengan mudah saat menghadapi Belinda Bencic dengan dua set langsung 6-4, 6-3 di Rod Laver Arena. Dia bermain nyaris tanpa cela dalam pertandingan perdana tersebut. “Saya tahu, dia akan menjadi salah satu lawan terberat di pertandingan putaran pertama yang pernah saya mainkan," kata Williams kemarin.

    Juara enam kali Australia Terbuka itu memperbaiki rekor menang-kalah di babak pertama turnamen Grand Slam dengan 65-1. Meski menang, Williams tetap mengakui perlawanan petenis Swiss yang masih berusia 19 tahun itu menyulitkannya.  “Dia bermain bagus dan pernah peringkat 10 dunia,” kata Williams, usai pertandingan.

    Petenis peringkat dua itu mengincar gelar Grand Slam ke-23 untuk mematahkan rekor yang dipegang legenda tenis asal Jerman, Steffi Graf.  Namun perjalanannya menuju Melbourne Park lumayan terjal. Sebelum ke Melbourne, Williams sempat berlaga di Auckland, Selandia Baru, pada awal bulan ini. Sayang, penampilannya benar-benar buruk setelah absen di berbagai turnamen sejak September lalu.

    Dia kandas di babak kedua di turnamen pemanasan Australia Terbuka itu. Saat itu, Williams membuat 88 kali kesalahan sendiri ketika menghadapi petenis muda Amerika Serikat, Madison Brengle, yang menempati peringkat ke-72. “Saya benar-benar membenci kondisi itu.”

    Hasil buruk di Auckland ternyata terbayar kemarin. Williams merebut kemenangan dan sekaligus menjadi awal yang bagus membuka jalan ke babak berikutnya. "Saya tahu saya harus kuat dan tangguh datang ke sini," kata Williams, yang selanjutnya akan menghadapi petenis Republik Cek, Lucie Safarova, mantan petenis top-10 dunia lainnya, di babak kedua.

    Pelatih Williams, Patrick Mouratoglou, mengatakan hanya membantu Williams untuk tetap senang saat bertanding. Pola latihan yang diterapkannya juga hanya menekankan bermain dengan baik dan menyenangkan. “Pemain yang merasa bahagia akan terbantu permainannya di lapangan.”

    Di usia yang sudah 35 tahun, penampilan Williams dianggap masih cukup konsisten mempertahankan prestasinya. Dia tampil di delapan turnamen musim lalu, termasuk merebut dua gelar yakni Wimbledon dan Internazionali BNL d'Italia di Roma. Ia pun mencapai final Australia Terbuka dan Prancis Terbuka.

    NEWYORKTIMES| ABC| AUSOPEN| ANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?