Djokovic Membuat Sejarah Besar di Australia Terbuka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis dunia asla Serbia, Novak Djokovic mencoba mengangkat bol tenis dengan menggunakan kakinya saat berlatih jelang ikuti Turnamen Australia Open di Melbourne, Australia, 11 Januari 2017. REUTERS

    Petenis dunia asla Serbia, Novak Djokovic mencoba mengangkat bol tenis dengan menggunakan kakinya saat berlatih jelang ikuti Turnamen Australia Open di Melbourne, Australia, 11 Januari 2017. REUTERS

    TEMPO.COMelbourne - Novak Djokovic tertunduk lesu. Juara bertahan yang telah enam kali berjaya di Australia Terbuka itu harus mengemasi kopernya lebih awal.  Petenis Serbia itu kandas di tangan Denis Istomin dalam pertarungan alot sepanjang 4 jam 48 menit.

    Istomin yang menggunakan fasilitas wildcard itu berhasil mengubur mimpi Djokovic untuk memecahkan rekor merebut gelar Australia Terbuka untuk ketujuh kalinya. Istomin mampu memaksa Djokovic menyerah setelah berjuang habis-habisan dalam pertarungan lima set dengan 7-6 (8), 5-7, 2-6, 7-6 (5), 6-4, di Rod Laver Arena kemarin.

    Ini menjadi sejarah kekalahan terbesar Grand Slam Australia Terbuka, di mana untuk pertama kalinya selama tujuh tahun terakhir Djokovic kandas di babak kedua. Padahal, dia  tak pernah kehilangan satu set pun dalam pekan pertama di turnamen ini.

    Bahkan kekalahan itu hampir musykil terjadi bagi Djokovic yang menghadapi petenis Uzbekistan yang peringkatnya di posisi ke-117 dunia, yang dilansir asosiasi tenis profesional (ATP).

    Dalam enam kali pertemuannya dengan Istomin sebelumnya, Djokovic juga tak pernah kehilangan satu set pun. Namun, dominasi Djokovic berakhir dan dia harus mengakui kemampuan lawannya itu. “Denis layak untuk menang, saya harus mengucapkan selamat kepada lawan saya," kata Djokovic. "Dia bermain sangat menakjubkan. Dia bisa bertahan dan bermain agresif pada saat yang tepat.”

    Penampilan Istomin terlihat mencolok menggunakan kacamata dengan bingkai fluorescent dan ikat kepala yang warnanya senada dengan kacamatanya. Dia bermain agresif dan berhasil memenangi set pertama dalam pertarungan tiebreak.  "Saya terkejut sendiri," kata Istomin, saat wawancara di lapangan setelah kemenangannya.

    Istomin mengakui bahwa ini kemenangan terbesar baginya. Dia mengucapkan terimakasih kepada seluruh tim yang terus memberikan dukungan. “Ibu (yang juga pelatihnya: Klaudiya Istomina) yang juga melakukan pekerjaannya dengan baik.”

    Selanjutnya Istomin maju ke putaran ketiga  untuk menantang  unggulan ke-30 Pablo Carreno Busta. Petenis asal Spanyol itu lolos dari babak kedua setelah menang atas Brit Kyle Edmund 6-2, 6-4, 6-2.

    GUARDIAN| SMH| AUSOPEN| ANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?