Tim Sofbol Putri Indonesia Ditargetkan Masuk Final  

Reporter

Editor

Rabu, 28 Juli 2010 19:43 WIB

Softball. TEMPO/ Wahyu Setiawan

TEMPO Interaktif, Jakarta - Pengurus Besar Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (PB PERBASASI) mentargertkan tim sofbol Indonesia masuk final Asean Women Softball Championship 2010 di Lapangan Sofbol Cemara 3 Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 29 Juli-1 Agustus. Sebagai tuan rumah, Indonesia akan menurunkan dua tim yaitu Merah dan Putih untuk bersaing melawan Thailand, Filipina, Malaysia, dan Singapura.

“Kali ini target kita masuk final,” kata Gugun Yudinar, Ketua Umum PB PERBASASI saat jumpa wartawan di kawasan Senayan, Rabu (28/7).

Menurutnya, Filipina merupakan lawan terberat dalam kejuaraan sofbol tingkat Asia Tenggara ini. Berdasarkan sejarahnya selama sembilan kali penyelenggaraan terakhir tahun 1988, Indonesia selalu menjadi runner up dan kalah dari Filipina di final.

Gugun mengatakan kejuaraan ini sekaligus akan menjadi ajang uji coba dan seleksi pemain tim Indonesia sebelum berlaga di Asian Games 2010 di Guangzhou, November mendatang. Tim sofbol putri Indonesia lolos kualifikasi ke kejuaraan bergengsi tingkat Asia itu. Ini merupakan tonggak sejarah baru, karena baru pertama kalinya tim sofbol mendapat tiket Asian Games.

Walapun tiket ke Guangzhou sudah ditangan, PB PERBASASI belum mendapat izin dari KONI untuk berangkat. KONI belum merestui tim sofbol putri bertanding dengan tim terbaik di Asia karena tidak bisa menjanjikan medali untuk Indonesia. “Saya sudah mengirim surat resmi ke KONI, sudah bicara dengan Ketua Satuan Pelaksana Prima, tetapi masih akan dirapatkan lagi,” kata Gugun.

Gugun berharap KONI mendukung tim sofbol putri Indonesia dengan memberikan ijin. “Kita perlu ijin itu,” kata Gugun. PB PERBASASI siap mendanai keberangkatan timnya apabila KONI tidak mendanai. Menurutnya, kesempatan ini tidak boleh disia-siakan karena penting bagi pembinaan selanjutnya untuk persiapan SEA Games 2011 nanti.

Agar sofbol bisa menyumbang emas saat menjadi tuan rumah SEA Games tahun depan, menurut Gugun, harus terus mengawasi perkembangan sotbol Filipina mulai saat ini. “Di Asia Tenggara, Indonesia selalu kalah dari Filipina,” katanya.

RINA WIDIASTUTI

Berita terkait

Klasemen Akhir Perolehan Medali Islamic Solidarity Games: Indonesia Posisi Ke-7

19 Agustus 2022

Klasemen Akhir Perolehan Medali Islamic Solidarity Games: Indonesia Posisi Ke-7

Kontingen Indonesia mengakhiri perjuangannya dalam Islamic Solidarity Games 2021 di Konya, Turki, dengan menduduki peringkat ketujuh.

Baca Selengkapnya

Hasil Islamic Solidarity Games: Siti Nafisatul Hariroh Raih Emas, Emilia Nova Rebut Perunggu

12 Agustus 2022

Hasil Islamic Solidarity Games: Siti Nafisatul Hariroh Raih Emas, Emilia Nova Rebut Perunggu

Lifter Siti Nafisatul Hariroh menyumbang medali emas pertama bagi Indonesia di ajang Islamic Solidarity Games atau ISG 2021.

Baca Selengkapnya

Islamic Solidarity Games 2022: Ayustina Delia Raih Perak, Eki Febri Rebut Perunggu

9 Agustus 2022

Islamic Solidarity Games 2022: Ayustina Delia Raih Perak, Eki Febri Rebut Perunggu

Atlet balap sepeda Ayustina Delia Priatna menyumbang medali perak pertama untuk Kontingen Indonesia dalam gelaran Islamic Solidarity Games (ISG) 2022.

Baca Selengkapnya

Muddai Madang Calonkan Diri Sebagai Ketua Umum KONI Pusat

4 Juni 2019

Muddai Madang Calonkan Diri Sebagai Ketua Umum KONI Pusat

Pengusaha asal Palembang yang berpengalaman dalam organisasi olahraga di Indonesia, Muddai Madang mencalonkan diri sebagai Ketua Umum KONI Pusat.

Baca Selengkapnya

Tak Dampingi ISG, Satlak Prima Adukan Alex Noerdin ke Kemenpora

30 Mei 2017

Tak Dampingi ISG, Satlak Prima Adukan Alex Noerdin ke Kemenpora

Komandan kontingen Indonesia di Islamic Solidarity Games
(ISG) 2017 Alex Noerdin diadukan ke Kemenpora

Baca Selengkapnya

ISG 2017: Sumbang 3 Emas 4 Perak, Bonus Angkat Besi Rp 500 Juta

26 Mei 2017

ISG 2017: Sumbang 3 Emas 4 Perak, Bonus Angkat Besi Rp 500 Juta

Tim angkat besi Indonesia diguyur bonus total Rp 500 juta oleh PB PABBSI, berkat prestasi menghasilkan 3 emas dan 4 perak di ISG 2017 Baku, Azerbaijan

Baca Selengkapnya

ISG 2017: Hanya Peringkat 8, Indonesia Dinilai Kurang Persiapan

24 Mei 2017

ISG 2017: Hanya Peringkat 8, Indonesia Dinilai Kurang Persiapan

Indonesia gagal memenuhi target peringkat 5 besar dalam Islamic Solidarity Games IV 2017 di Baku, Azerbaijan. Indonesia akhirnya menempati peringkat 8

Baca Selengkapnya

ISG 2017, Indonesia Masih Tempati Posisi Lima Besar

18 Mei 2017

ISG 2017, Indonesia Masih Tempati Posisi Lima Besar

Indonesia masih berada di posisi lima besar perolehan medali Islamic Solidarity Games 2017.

Baca Selengkapnya

ISG 2017, Lifter Asal Aceh Sumbang Medali Perak buat Indonesia

18 Mei 2017

ISG 2017, Lifter Asal Aceh Sumbang Medali Perak buat Indonesia

Lifter Indonesia asal Aceh, Nurul Akmal, membuat kejutan setelah mampu meraih perak angkat besi kelas +90 kg pada kejuaraan Islamic Solidarity Games.

Baca Selengkapnya

ISG 2017: Dapat Tambahan 2 Emas, Indonesia di Posisi 4 Besar  

15 Mei 2017

ISG 2017: Dapat Tambahan 2 Emas, Indonesia di Posisi 4 Besar  

Indonesia mendapatkan tambahan dua emas dari cabang olahraga angkat besi dan renang dalam ajang Islamic Solidarity Games (ISG) IV 2017 di Baku, Azerbaijan.

Baca Selengkapnya