MMA One Championship: Tati Bertekad Menang Lagi

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Priscilla Hertati Lumban Gaol, petarung MMA putri asal Indonesia. (Ariandono/Tempo)

    Priscilla Hertati Lumban Gaol, petarung MMA putri asal Indonesia. (Ariandono/Tempo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Petarung MMA Indonesia Stefer Rahardian dipastikan turun gunung pada kejuaraan tarung bebas One Championship dengan tajuk One : Eternal Glory di Istora Senayan, Jakarta, 19 Januari 2019 setelah sebelumnya lama dibekap cedera.

    Berdasarkan data dari manajemen One Championship di Jakarta, Jumat, petarung asal Jakarta ini akan menghadapi wakil Filipina, Robin “The Ilonggo” Catalan. Keduanya dijadwalkan bertemu dalam laga kelas jerami (strawweight) yang diprediksi akan menghadirkan pertarungan seru.

    Stefer adalah mantan juara turnamen kelas terbang One dan seorang spesialis Brazilian Jiu-Jitsu di bawah bimbingan legenda Carlson Gracie. Petarung Indonesia ini akan membutuhkan semua kemampuan gulatnya untuk menghadapi Catalan, seorang mantan juara dunia wushu dan muaythai.

    Sebelum kembali, Stefer yang selangkah lagi menuju pertarungan juara dunia harus mengalami dua kekalahan beruntun dan satu diantaranya dialami di Jakarta Convention Center Jakarta, 22 September. Saat itu Stefer harus mengakui keunggulan wakil Cina, Peng Xue Wen.

    "Saya juga ada sedikit masalah pada kaki kiri. Sebenarnya ini bukan menjadi alasan. Yang jelas saya harus segera memperbaiki transisi," kata petarung berusia 31 tahun saat itu.

    Selain Stefer, andalan Indonesia yang bakal menunjukkan kemampuan terbaiknya adalah juara nasional wushu asal Indonesia, Priscilla Hertati Lumban Gaol.

    Selama 2018 petarung asal Jakarta ini tampil istimewa dengan rekor kemenangan 5-1. Untuk mengawali 2019, ia akan menghadapi juara nasional wushu India Puja Tomar dalam pertarungan kelas atom wanita.

    Tati telah muncul sebagai salah satu bintang paling cepat bersinar di Indonesia dalam 12 bulan terakhir, setelah menampilkan serangkaian pertarungan spektakuler yang memikat para penonton lokal.

    Ia berencana untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di laga selanjutnya dan mengambil kemungkinan untuk dapat segera menuju laga untuk meraih gelar juara dunia kelas atom wanita One.

    Sementara itu dipartai puncak One : Eternal Glory akan mempertemukan juara dunia kelas strawweight asal Filipina, Joshua “The Passion” Pacio dengan menghadapi wakil Jepang, Yosuke Saruta.

    Petarung Filipina berusia 22 tahun itu telah menunjukkan peningkatkan kemampuan yang hebat dalam beberapa tahun terakhir hingga mampu meraih gelar juaranya.

    Dengan gelar juara dunia strawweight One yang ada di genggamannya, untuk pertama kalinya ia akan mempertahankan gelarnya pada laga pertama One di 2019.

    Adapun sang penantang merupakan juara strawweight shooto yang bergabung dengan One Championship setelah mengalahkan beberapa atlet terbaik Shooto dan Pancrase.

    Saruta memiliki satu tujuan utama sejak bergabung dengan organisasi bela diri MMA terbesar di dunia ini, dan itu adalah menjadi juara dunia One. Jika ia dapat mengalahkan Pacio, artinya ia dapat mewujudkan impiannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.