One Pride MMA Gelar Audisi Pencarian Petarung

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petarung MMA Eko Priandono, juara Nasional kelas bantam One Pride MMA usai mengalahkan Yusuf Susila di Jakarta, Sabtu 21 September 2019. (dok.TVOne/Medi Susanto)

    Petarung MMA Eko Priandono, juara Nasional kelas bantam One Pride MMA usai mengalahkan Yusuf Susila di Jakarta, Sabtu 21 September 2019. (dok.TVOne/Medi Susanto)

    TEMPO.CO, Jakarta - Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI), PT. Merah Putih Berkibar (One Pride) dan tvOne melanjutkan pencarian atlet olahraga Mixed Martial Arts berprestasi melalui audisi One Pride MMA Pro Never Quit.

    Audisi akan dilaksanakan di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Minggu, 27 Oktober 2019. Pendaftaran akan dibuka pukul 07.00 WIB 09.00 WIB

    “Audisi ini untuk membuka kesempatan bagi para atlet MMA yang belum bisa bergabung dengan One Pride di audisi-audisi sebelumnya. Tentu saja juga bertujuan menambah jumlah atlet dan menyaring putra-putri tanah air untuk berprestasi di Indonesia maupun kancah dunia ujar Ketua Umum KOBI, Ardi Bakrie.

    Peserta audisi terbuka untuk pria dan wanita, peserta audisi ini harus sudah berusia 18 tahun dan berusia maksimal 40 tahun.

    Untuk menjadi peserta audisi bisa langsung mendatangi lokasi audisi, dengan membawa kartu identitas (hanya untuk warga Negara Indonesia) dan perlengkapan pribadi seperti handwrap, pelindung gigi, pelindung kemaluan dan pakaian olahraga (wajib pas badan) pada tanggal yang telah ditetapkan.

    Selain itu, peserta audisi harus berbadan sehat, tidak cacat secara fisik, berkelakuan baik dan tidak terlibat tindak kejahatan atau penggunaan narkotika.

    Metode audisi meliputi test pad work/striking (pukulan dan tendangan), grappling/kuncian/ cekikan, take down (bantingan), Sparring dan beep test (optional). Peserta juga harus melewati tes medis dan fisik yang akan dilakukan setelah peserta melengkapi proses pendaftaran.

    Penilaian audisi tidak melihat KO/mencari kemenangan, kalah atau menang penilaian tetap dilakukan secara objektif. Poin-poin yang masuk dalam penilaian diantaranya teknik, timming, akurasi, kecepatan, kombinasi serangan, pertahanan, ketenangan, stamina, sportivitas dan power.

    Sudah siap untuk menjadi juara baru One Pride MMA Pro Never Quit? Datang dan dan ikuti audisinya, GRATIS!


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.