Mike Tyson Blak-Blakan Soal Sisi Gelap Masa Lalu: Pesta dan Seks

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan petinju Mike Tyson berkata kepada Fox News, Desember 2013 silam bahwa ia merasa bersyukur menjadi seorang Muslim.

    Mantan petinju Mike Tyson berkata kepada Fox News, Desember 2013 silam bahwa ia merasa bersyukur menjadi seorang Muslim. "Allah tidak membutuhkan saya, saya yang membutuhkan Allah," kata juara tinju kelas berat dunia ini. REUTERS/Mario Anzuoni

    TEMPO.CO, JakartaMike Tyson berbicara blakan-blakan tentang sisi gelap masa lalunya. Saat ketika ia menjadi petinju termuda yang bisa meraih gelar juara dunia kelas berat sejati.

    Hidupnya yang tiba-tiba berubah dari anak jalanan New York menjadi multi-jutawan, membawanya dalam kehidupan gemerlap. Tyson, yang kini 53 tahun, dengan terus terang mengakui tidak tahu bagaimana menyikapi kepopuleran dan kekayaannya yang seperti datang dalam semalam itu.

    "Ketika saya masih muda saya adalah binatang dengan uang," kata Tyson dalam acara YouTube-nya, seperti dikutip The Sun, 24 Maret 2020.

    Ia pun mengakui sebagai sosok "sakit" dan  membutuhkan bantuan.

    Tyson mengatakan, hampir sejuatiap malam ia pesta dan menghabiskan malam dan uangnya. "Pesta dengan semua orang dan melakukan hubungan dengan siapa saja.  Aku gila," kata Tyson.

    "Saya sangat sakit dan aku tidak tahu aku begitu sakit," katanya.

    Ia juga mengaku banyak menghabiskan uang untuk mentraktir teman perempuannya. "Saya membeli banyak mobil untuk perempuan juga."

    Mike Tyson menggambarkan gaya hidup hedonis telah membuatnya "sangat sakit".

    Mike Tyson menggambarkan gaya hidup hedonis sebagai membuatnya "sangat sakit".

    Tyson memenangkan 50 dari 58 pertarungan profesional dalam karir yang panjang, termasuk saat ia berhasil comeback setelah menjalani hukuman penjara karena kasus perkosaan. Ia pun sempat bangkrut begitu kelyar dari tahanan.

    Pada 1991, ia ditangkap atas pemerkosaan model kontes kecantikan Desiree Washington, yang berumur 18 tahun pada waktu itu. Ia pun dihukum enam tahun penjara, yang ia jalani selama 3 tahun.

    "Saya berada di luar kendali. Minum, makan tak terkendali dan berhubungan seks dengan wanita," katanya seperti ia tulis dalam otobiografi yang terbit tahun 2013. 

    Dalam wawancara dengan Guardian pada 2014, ketika dalam posisi terpuruk, ia merasa mendapat pertolongan. "Saya menyerah kepada kekuatan yang lebih tinggi. Aku berkata, "Penolong saya. Aku tidak bisa melakukan apa-apa lagi. Membimbing saya. Tuhan. Aku tidak tahu apa yang harus dilakukan," katanya.

    "Saya melihat itu sebagai hidup sehat dengan moral yang baik. Memiliki moralitas. Anda tahu ada seperti sebuah kesadaran sendiri yang menuntunku."

    "Saya melihat kembali kehidupan.  Saya pernah memiliki dan melihat bahwa saya tidak memiliki masalah emosional. Aku punya masalah moralitas. Aku tanpa moral," kata Mike Tyson.

    THE SUN | FOX SPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.