Bulu Tangkis: Ni Ketut Mahadewi Jalani Operasi Lutut

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ni Ketut Mahadewi Istarani. (badmintonindonesia.org)

    Ni Ketut Mahadewi Istarani. (badmintonindonesia.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet bulu tangkis spesialis ganda putri, Ni Ketut Mahadewi Istarani, menjalani operasi penyembuhan cedera pada kedua lututnya. Operasi berlangsung di RS Medistra, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2020.

    Menurut Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti, cedera yang dialami Ketut tidak tergolong parah dan diharapkan bisa pulih dalam waktu dua bulan.

    "Operasi yang dijalani Ketut tidak termasuk operasi besar, ada peradangan di lutut yang harus dibersihkan. Problemnya karena ada peradangan, dibersihkan supaya tidak ada keluhan lagi ke depannya," jelas Susy seperti dikutip laman PBSI.

    "Kalau di latihan tidak ada kendala, Ketut bisa latihan seperti biasa. Tapi begitu main yang berat baru terasa, nanti sembuh lagi dan kambuh lagi. Kebetulan sekarang kan lagi nggak ada turnamen, jadi ada waktu untuk operasi dan recovery."

    Ketut kini fokus pada pemulihan pasca operasi. Wabah Covid-19 membuat turnamen bulutangkis ditiadakan untuk sementara waktu, waktu kosong ini dimanfaatkan Ketut untuk memaksimalkan proses penyembuhan kedua lututnya.

    "Memang bukan operasi besar, kalau dibilang parah banget sih nggak juga, karena saya masih bisa jalan. Tapi mumpung sekarang ada waktu kosong, jadi diputuskan untuk operasi," kata Ketut.

    "Untuk recovery-nya tergantung dari saya juga, kalau bisa menjaga dan rajin terapi bisa sekitar dua bulan," tutur pemain kelahiran 12 September 1994 ini.

    Ketut menceritakan betapa takutnya ia jelang operasi, karena ini adalah pengalaman pertama baginya memasuki ruang operasi. Karena situasi pandemi, Ketut juga tidak bisa ditemani keluarganya dan hanya didampingi tim dari PBSI.

    Namun Ketut bersyukur teman-teman sesama atlet bulu tangkis memberikan banyak dukungan kepadanya.

    "Pasti takut banget, baru pertama kali masuk kamar operasi. Saya berharap sih ini pertama dan terakhir kalinya dioperasi. Masih terbayang rasanya dianestesi setengah badan. Tapi saya bersyukur dan berterima kasih banyak dukungan dari PBSI dan teman-teman saya," kata Ketut.

    BADMINTON INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.