Berita Terkini Basket IBL: Kepolisian Kaji Format Kompetisi Sebelum Beri Izin

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebasket Indonesia Patriots Lester Prosper (kedua kanan) mencoba melewati pertahanan tim basket Satya Wacana Salatiga (SWS) saat pertandingan seri keempat IBL Pertamax 2020 di GOR Amongrogo, DI Yogyakarta, Sabtu (8/2/2020). Indonesia Patriots menang atas Satya Wacana Salatiga dengan skor 105-67. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/ama.

    Pebasket Indonesia Patriots Lester Prosper (kedua kanan) mencoba melewati pertahanan tim basket Satya Wacana Salatiga (SWS) saat pertandingan seri keempat IBL Pertamax 2020 di GOR Amongrogo, DI Yogyakarta, Sabtu (8/2/2020). Indonesia Patriots menang atas Satya Wacana Salatiga dengan skor 105-67. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/ama.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian RI masih perlu mengkaji rencana penyelenggaraan Liga Bola Basket Indonesia (Basket IBL) 2021 sebelum menerbitkan izin kompetisi. Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali juga bakal membawa hasil pertemuan bersama PP Perbasi dan otoritas IBL yang telah memberikan pemaparannya terkait rencana kompetisi IBL musim 2021 di tengah pandemi Covid-19.

    Amali melakukan pertemuan dengan Perbasi dan IBL di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis, 25 Februari 2021. Pertemuan itu juga dihadiri perwakilan kepolisian, Satgas COVID-19, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan KONI Pusat. "Belum ada keputusan apapun dari pertemuan tersebut," kata dia di Jakarta, Kamis, 25 Februari 2021

    Menurut Amali, pertemuan tersebut sebatas presentasi soal rencana penyelenggaraan dan penerapan protokol kesehatan saat turnamen. Kepolisian dan BNPB, kata dia, juga memberi masukan kepada Perbasi dan IBL untuk menyempurnakan konsep kompetisi. “Kami sudah mendengar presentasi dari Perbasi dan IBL tentang rencana penyelenggaraan kompetisi," ujar dia.

    Baca juga : Izin Turnamen Pramusim Sepak Bola Turun, Menpora: Selanjutnya Izin Basket IBL

    Politikus Partai Golkar itu meneruskan, "Semua peserta rapat memberikan respons dan masukan. Nanti oleh Polri akan melakukan rapat internal dan nanti hasilnya akan dikomunikasikan dengan kami. Semua menyepakati dan menunggu untuk memberi kesempatan kepada pihak Polri untuk mempelajari itu semua.”

    Seandainya kepolisian menurunkan izin keramaian, menurut Amali, prinsip pelaksanaan IBL 2021 akan sama seperti turnamen pramusim Piala Menpora. Konsep basket IBL akan berlangsung dalam sistem gelembung, tanpa penonton dan disiarkan secara langsung di TV nasional.

    Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah menuturkan bahwa IBL 2021 akan menggunakan sistem gelembung untuk meminimalisasi penyebaran virus corona. Pihaknya juga sudah menyiapkan dua lokasi penyelenggaraan, yakni Cisarua, Bogor dan Mahaka Square Arena, Jakarta.

    “Untuk lokasi, IBL menyiapkan dua fase. Pertama Cisarua di Bogor untuk fase pertama. Dan untuk fase kedua, playoff, semifinal dan final rencananya di Mahaka Arena Jakarta,” ujar Junas.

    ANTARA | IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.