Karena Jadwal Tinju Canelo Alvarez, Billy Joe Saunders Marah ke Promotor

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Billy Joe Saunders. (metro.co.uk)

    Billy Joe Saunders. (metro.co.uk)

    TEMPO.CO, Jakarta - Billy Joe Saunders mengungkapkan kemarahannya pada promotor Eddie Hearn sebelum jadwal tinju melawan Canelo Alvarez. Ia marah karena Hearn sudah merencanakan pertarungan penyatuan gelar kelas menengah super antara Canelo Alvarez dan Caleb Plant.

    Saunders dan Alvarez akan bertarung pada 8 Mei 2021 di Texas, Amerika Serikat. Rencana Hearn untuk mempertemukan Plant dan Alvarez membuat Saunders kesal. "Saya sedikit kecewa karena dia sudah merencanakan tempat untuk pertarungan Caleb Plant," kata dia dikutip dari The Sun, 20 April 2021.

    "Orang bisa mengatakan apa yang mereka inginkan dan kamu tahu, kamu punya kesempatan ini. Dan sekarang orang-orang melihat. Aku tidak pedul dengan uang, karena aku di sini untuk menang,” ujar petinju asal Inggris tersebut.

    Meskipun dia sudah meletakkan dasar untuk pertarungan antara Canelo dan Plant, Hearn yakin Saunders dapat menimbulkan kekecewaan besar terhadapnya. Bukan tidak mungkin, Saunders kalah dari petinju asal Meksiko tersebut. Kekalahan dari Alvarez bisa menjadi kekalahan profesional kedua untuk Saunders.

    Saul Canelo Alvarez usai mengalahkan Callum Smith di Amerika Serikat, Sabtu waktu setempat, 19 Desember 2020. Sumber. Boxing Scene.

    Meski begitu, kepada Fight Hub TV sebelumnya, Eddie Hearn mengatakan bahwa Billy Joe Saunders sudah lama ingin mengalahkan Canelo Alvarez. Menurut dia, Saunders memiliki gaya bertarung untuk mengalahkannya. "Saya pikir jika ada orang di divisi ini yang akan mengalahkan atau dapat mengalahkan Canelo, itu adalah Billy Joe Saunders. Dia memiliki gaya dan gerakan untuk mengalahkannya.

    Saunders, 31 tahun, yakin bisa mengalahkan Alvarez. Sebab itulah, menurut dia, pembahasan jadwal tinju untuk Alvarez tidak sepantasnya dilakukan. “Saya orang Inggris ketujuh yang dia hadapi, dia menghadapi enam petinju lain dengan sangat nyaman. Petinju Inggris suka bergerak dan berpikir mereka harus melarikan diri, tapi aku akan ada di sana untuk memukulnya."

    “Saya akan berada dalam jangkauan untuk dia pukul. Saya akan memasang jebakan, sama seperti dia akan memasang jebakan. Dia sangat bagus, tapi ada kesalahan di sana. Mari kita berharap bahwa ini semua adalah lapangan permainan yang adil di dalam dan di luar ring, dan kita bisa mulai bekerja,” ujar Billy Joe Saunders.

    BACA JUGA : Tinju: Modal Billy Joe Saunders Hentikan Rekor Kemenangan Canelo Alvarez


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.