Tinju: Modal Billy Joe Saunders Hentikan Rekor Kemenangan Canelo Alvarez

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Billy Joe Saunders. (metro.co.uk)

    Billy Joe Saunders. (metro.co.uk)

    TEMPO.CO, Jakarta - Saul Canelo Alvarez akan menghadapi Billy Joe Saunders dalam pertarungan tinju unifikasi kelas menengah super pada bulan Mei mendatang. Canelo akan mempertahankan gelar kelas menengah WBA Super, WBC, pada Februari lalu ketika ia melewati Avni Yildirim, petinju asal Turki.

    Canelo membawa rekor 55 kemenangan untuk menghadapi Saunders, yang mengalahkan Martin Murray, pada Desembar lalu. Pertandingan kelas menengah super 12 ronde ini akan berlangsung pada hari Sabtu, 8 Mei 2021. Pertarungan digelar di AT&T Stadium di Arlington, Texas.

    Saunders, juara sabuk WBO, yakin bisa mematahkan rekor Canelo. "Anda harus berani menjadi hebat dan Anda tidak akan menjadi hebat jika tidak mengalahkan yang terbaik," kata dia dikutip dari Talksport, 31 Maret 2021.

    Baca juga : Tinju Dunia: Billy Joe Saunders Berpeluang Patahkan Rekor Canelo Alvarez

    Petinju asal Inggris itu melanjutkan, “Saya yakin saya satu-satunya orang yang memiliki gerak kaki, pengetahuan, keahlian, pola pikir, dan otak untuk mematahkan rekor kemenangan Canelo."

    Meski begitu, ia tetap menghormati calon lawannya tersebut. Canelo, menurut Saunders, sudah mengalahkan sejumlah petnju kuat. "Anda harus memberinya rasa hormat, dia sudah mengalahkan sejumlah petinju, tetapi tidak ada yang tidak terkalahkan, dan saya yakin saya punya alat untuk mengalahkannya," kata Saunders.

    "Jika saya menggunakannya dengan benar dan jika rencana permainan berhasil, saya percaya itu bekerja. Saya telah memenangkan segalanya, saya pernah ke Olimpiade dan saya tidak terkalahkan dan saya yakin dia berada dalam pertarungan yang lebih sulit dari biasanya," kata Billy Joe Saunders.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.