Tinju: Promotor Tyson Fury Ingin Oleksandr Usyk Beri Kejutan ke Anthony Joshua

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Oleksandr Usyk dan Anthony Joshua. (instagram/@usykaa dan @anthonyjoshua)

    Oleksandr Usyk dan Anthony Joshua. (instagram/@usykaa dan @anthonyjoshua)

    TEMPO.CO, Jakarta - Frank Warren, co-promotor untuk juara kelas berat WBC Tyson Fury, yakin bakal melihat Oleksandr Usyk melakukan kesalahan ketika dia menghadapi Anthony Joshua. Pada Sabtu malam, 25 September 2021, di Stadion Tottenham Hotspur, Joshua akan mempertahankan gelar kelas berat WBO, IBF, WBA, IBO dengan melawan Usyk.

    Pada tahun 2018, Usyk menjadi juara kelas penjelajah yang tak terbantahkan ketika ia membersihkan seluruh divisi dengan mengklaim kemenangan dominan atas Murat Gassiav. Partai itu menjadi pertarungan terakhir turnamen World Boxing Super Series.

    “Dia membuktikannya di kelas penjelajah. Dia fantastis, dan dia membuat penanda di divisi berat itu. Dia adalah kelas penjelajah yang luar biasa. Dia melakukan semua yang Anda minta. Dia naik berat dan melawan Chazz Witherspoon, melaju selama tujuh ronde, dan dia berhasil melawan Derek Chisora," kata Warren kepada IFL TV dikutip dari Boxing Scene.

    “Jadi sekarang Usyk berada di posisi. Saya tidak berpikir dia petinju kelas berat alami. Tapi Anthony Joshua harus menjadi favorit karena untuk pertarungan ini, dia petinju yang lebih besar dan memiliki pukulan yang lebih kuat," kata dia menambahkan.

    “Karena itu, jika dia (Joshua) tidak menyingkirkannya, dan jika Usyk masih di sana setelah lima atau enam ronde, maka pertarungan akan berakhir. Jika pertarungan berlangsung 12 ronde, saya ingin Usyk yang melakukannya. Dia harus mengalahkannya," tutur Warren.

    Joshua memang diunggulkan dalam pertarungan tersebut. Warren berharap Usyk menggunakan keterampilan pukulan dan kecepatan untuk menetralisasi kekuatan pukulan Joshua.

    "Oleksandr Usyk jelas merupakan petinju yang sangat cerdas, dan Anda tahu bagaimana dia akan bertarung. Dia akan masuk ke dalam dan mendapatkan ruang. Jika dia bisa melakukan itu, dia bisa memberinya banyak masalah. Kami tidak tahu siapa yang menang karena kami ingin pertarungan besar," kata Warren.

    Baca juga : Tinju Dunia Akhir Pekan Ini: Usyk Lebih Risau Soal Sekolah Anak Ketimbang Joshua


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.