Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Aktif Bersepeda ke Kantor, Karyawan Tempo Terima Penghargaan dari Greenpeace

image-gnews
Pemberian penghargaan Jakarta Future Mobility dari Greenpeace kepada para pekerja yang rutin ke kantor dengan bersepeda. Foto: Istimewa
Pemberian penghargaan Jakarta Future Mobility dari Greenpeace kepada para pekerja yang rutin ke kantor dengan bersepeda. Foto: Istimewa
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Greenpeace Indonesia bersama komunitas sepeda Bike To Work memberikan penghargaan kepada sejumlah penggiat sepeda. Acara penghargaan yang berlangsung Rabu, 14 Desember 2022 tersebut diberikan kepada mereka yang rutin bersepeda dalam kegiatan harian, seperti pergi ke kantor. 

Salah satu yang menerima penghargaan tersebut adalah Dicky Noolan. Ia menerima apresiasi Jakarta Future Mobility #PekerjaBersepedaJakarta dari Greenpeace dan komunitas Bike To Work. Total ada 12 orang yang menerima penghargaan tersebut.

Dicky mengatakan tak menyangka menerima penghargaan tersebut. "Saya waktu itu dikasih undangan oleh pengurus dari Bike To Work. Saya sempat tanya ini apa? Humasnya Bike To Work, Julius, bilang Anda dapat penghargaan dari Greenpeace dan Bike To Work," kata Dicky, Jumat, 16 Desember 2022.

Dicky merupakan salah satu pekerja yang aktif menggunakan sepeda saat pergi ke kantor. Ia menceritakan mulai tertarik untuk bersepeda ke kantor sejak 2007, tapi saat itu belum setiap hari.

Saat mulai terbiasa, Dicky lantas memutuskan setiap hari bersepeda ke kantor dari rumahnya di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan ke Palmerah di Jakarta Barat. "Tahun 2008 saya mulai setiap hari naik sepeda ke kantor. Pergi-pulang sekitar 45-48 kilometer. Waktu yang saya tempuh sekitar 1 jam 10 menit. Saya kalau berangkat dari rumah sekitar jam 6 pagi," ujar dia.

Ia menuturkan awal mula tertarik menggunakan sepeda sebagai alat transportasi harian ke kantor karena melihat orang di jalan. "Waktu saya melihat kok kayaknya asyik naik sepeda di tengah kemacetan. Selain itu, ini kan juga bisa sambil olahraga. Jadi ke kantornya dapat, olahraganya dapat juga," kata Dicky. 

Banyak pengalaman yang terjadi ketika Dicky menggunakan sepeda untuk ke kantor. Salah satunya adalah ban sepeda yang bocor. Oleh sebab itu sebagai antisipasi Dicky selalu membawa ban dalam dan juga pompa angin. 

"Saya kalau melihat ada orang naik sepeda terus didorong pasti saya tanya. Kalau bannya bocor saya bilang pakai punya saya kalau tidak punya. Nanti ban yang bocor saya bawa biar saya tambal," tuturnya. 

Dicky Noolan, Penggiat Bike To Work. Kredit: Istimewa

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selain aktivitas harian bersepeda ke kantor, Dicky juga punya pengalaman terjauh menggowes dari Jakarta ke Yogyakarta. "Sekitar tahun 2017 atau 2018. Total berlima dengan teman-teman. Kami berangkat hari Sabtu dari Jakarta sampai Yogyakarta hari Selasa," ujar dia. 

Lebih lanjut, Dicky mengatakan, akan terus bersepeda sampai fisiknya tidak sanggup mengayuh lagi. Selain itu, ia juga sudah membiasakan keluarganya untuk bersepeda, meski pada waktu tertentu saja.

"Sekarang bersepeda jauh lebih baik daripada 15 tahun lalu. Apalagi sekarang ada jalur sepeda," kata dia. 

Profil Dicky Noolan

- Nama Lengkap: Dicky Noolan

- Tanggal Lahir:  22 Januari 1975

- Pekerjaan: Kepala Bagian Produksi PT Tempo Inti Media

Baca: 12 Penggiat Olahraga Sepeda Raih Penghargaan Jakarta Future Mobility, Salah Satunya Karyawan Tempo

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pemerintah Filipina Tolak Padi Beras Emas Kembali Dikurung di Laboratorium

7 hari lalu

Para peneliti telah merekayasa Beras Emas (kiri) agar memiliki manfaat nutrisi yang tidak diperoleh dari nasi putih biasa. REUTERS/ERIK DE CASTRO
Pemerintah Filipina Tolak Padi Beras Emas Kembali Dikurung di Laboratorium

Pengadilan baru saja mencabut izin penanaman komersial padi Beras Emas atau Golden Rice hasil rekayasa genetika di Filipina.


Terpopuler: Perjalanan Bisnis Sepatu Bata hingga Tutup Pabrik, Kawasan IKN Kebanjiran

8 hari lalu

Logo sepatu Bata. dok.Bata
Terpopuler: Perjalanan Bisnis Sepatu Bata hingga Tutup Pabrik, Kawasan IKN Kebanjiran

Terpopuler: Perjalanan bisnis sepatu Bata yang sempat berjaya hingga akhirnya tutup, kawasan IKN kebanjiran.


Massa Aksi Desak Bank Setop Beri Pendanaan Buat Energi Kotor Seperti Batu Bara, Mengapa?

8 hari lalu

Masa dari Enter Nusantara, Market Forces  dan Greenpeace Indonesia melakukan aksi di kawasan Car Free Day, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu, 5 Mei 2024. Pada aksinya masa menyerukan kepada bank-bank National dan International untuk berhenti mendukung pendanaan energi kotor  seperti batu bara dan beralih ke energi terbarukan. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Massa Aksi Desak Bank Setop Beri Pendanaan Buat Energi Kotor Seperti Batu Bara, Mengapa?

Energi kotor biasanya dihasilkan dari pengeboran, penambangan, dan pembakaran bahan bakar fosil seeperti batu bara.


Greenpeace Sebut Pembukaan Lahan Hutan untuk Sawit Pemicu Utama Deforestasi

12 hari lalu

Foto udara penyedia jasa angkutan membawa pengendara sepeda motor melewati perkebunan kelapa sawit di tepi Jalan Lintas Jambi-Suak Kandis yang terputus akibat terendam banjir luapan Sungai Kumpeh di Pulau Tigo, Muaro Jambi, Jambi, Minggu, 25 Februari 2024. Penyedia jasa mematok tarif Rp10 ribu per motor untuk penumpang umum dan Rp5 ribu per motor untuk pelajar. ANTARA/Wahdi Septiawan
Greenpeace Sebut Pembukaan Lahan Hutan untuk Sawit Pemicu Utama Deforestasi

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI mengklaim ekspor ke luar negeri turun, terutama di Eropa.


Kebun Sawit Anak Usaha Sinarmas Diduga Terabas Cagar Alam Kelautku Kalimantan Selatan

14 hari lalu

Lahan bukaan baru perkebunan sawit PT Sinar Kencana Inti Perkasa (SKIP) Senakin Estate di Desa Sembilang, Kecamatan Kelumpang Tengah, Kabupaten Kotabaru pada 13 November 2023. BanjarHits/Diananta P. Sumedi
Kebun Sawit Anak Usaha Sinarmas Diduga Terabas Cagar Alam Kelautku Kalimantan Selatan

Kebun sawit PT SKIP Senakin Estate, anak usaha Sinarmas, diduga menerabas hutan Cagar Alam Kelautku, Kalimantan Selatan.


Ratusan Ribu Hektare Sawit Ilegal Kalimantan Tengah akan Diputihkan, Dinas Perkebunan Mengaku Tidak Dilibatkan

14 hari lalu

Perkebunan kelapa sawit PT Suryamas Cipta Perkasa yang terindikasi masuk ke dalam kawasan hutan di Desa Paduran Sebangau, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis, 21 Desember 2023. TEMPO/Riani Sanusi Putri
Ratusan Ribu Hektare Sawit Ilegal Kalimantan Tengah akan Diputihkan, Dinas Perkebunan Mengaku Tidak Dilibatkan

Lebih dari separo lahan sawit di Kalimantan Tengah diduga berada dalam kawasan hutan. Pemerintah berencana melakukan pemutihan sawit ilegal.


Polisi Ciduk 12 Remaja Diduga akan Tawuran di Jakarta Barat, Sita 5 Celurit dan 1 Pedang

15 hari lalu

Ilustrasi tawuran. Dok. TEMPO/Dian Triyuli Handoko
Polisi Ciduk 12 Remaja Diduga akan Tawuran di Jakarta Barat, Sita 5 Celurit dan 1 Pedang

Para remaja yang kedapatan hendak tawuran itu dibawa ke Polsek Kebon Jeruk dan Polsek Palmerah.


KKP Tangkap Kapal Alih Muatan Ikan Ilegal, Greenpeace Desak Pemerintah Hukum Pelaku dan Ratifikasi Konvensi ILO 188

17 hari lalu

PSDKP KKP menangkap kapal asing berbendera Malaysia melakukan illegal fishing di perairan Selat Malaka, Kamis, 25 April 2024. Foto: PSDKP KKP
KKP Tangkap Kapal Alih Muatan Ikan Ilegal, Greenpeace Desak Pemerintah Hukum Pelaku dan Ratifikasi Konvensi ILO 188

Greenpeace meminta KKP segera menghukum pelaku sekaligus mendesak pemerintah untuk meratifikasi Konvensi ILO 188 tentang Penangkapan Ikan.


Greenpeace Apresiasi KKP Tangkap Kapal Transhipment dan Mendesak Usut Pemiliknya

18 hari lalu

Aktivis lingkungan Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk tentang tata kelola sampah saat kegiatan bersih sampah dan audit merek (brand audit) di Pantai Tirang, Semarang, Jawa Tengah, Minggu, 12 November 2023. Dalam aksi tersebut Greenpeace Indonesia melalui kampanye Break Free From Plastic ingin menekankan tanggung jawab produsen yang diperluas (Extended Producer Responsibility) atas pengolahan atau pembuangan produk pasca-konsumen serta mendorong produsen untuk berkomitmen mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan bungkusan sesuai dengan mandat peraturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk peta jalan pengurangan sampah oleh produsen pada tahun 2030. ANTARA FOTO/Aji Styawan
Greenpeace Apresiasi KKP Tangkap Kapal Transhipment dan Mendesak Usut Pemiliknya

Greenpeace Indonesia mengapresiasi langkah KKP yang menangkap kapal ikan pelaku alih muatan (transhipment) di laut.


10 Tips Bagi Para Pemula yang Ingin Bersepeda Jarak Jauh

19 hari lalu

Ilustrasi bersepeda. AP/Darko Vojinovic
10 Tips Bagi Para Pemula yang Ingin Bersepeda Jarak Jauh

Ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan untuk memastikan pengalaman bersepeda jarak jauh Anda berjalan dengan aman dan nyaman.