Pertina Tak Perlu Kirim Petinju ke Asian Games  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Omar Narvaez dari Argentina (kanan) saat bertanding dengan Omar Soto dari Meksiko di  Buenos Aires (27/6). Narvaez berhasil memukul menang KO Omar Soto di ronde ke 11. Foto: REUTERS/Marcos Brindicci

    Omar Narvaez dari Argentina (kanan) saat bertanding dengan Omar Soto dari Meksiko di Buenos Aires (27/6). Narvaez berhasil memukul menang KO Omar Soto di ronde ke 11. Foto: REUTERS/Marcos Brindicci

    TEMPO Interaktif, Jakarta-- Pengamat tinju nasional, Martines Do Santos, meminta Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) untuk tidak memaksakan diri mengirim para petinjunya ke Asian Games di Guangzhou pada November mendatang. Pasalnya, dalam even sekelas SEA Games saja Indonesia gagal menggondol medali emas. Pada tiga SEA Games terakhir di Manila, Nakorn Ratchasima, dan Laos cabang tinju amatir memang selalu gagal menjadi yang terbaik di semua kelas yang dipertandingkan.

    “Pertina harus realistis untuk tidak usah kirim petinju ke Asian Games meskipun ada rencana dengan biaya sendiri,” kata Martines. Menurut Martines, even setingkat Asian Games bukanlah ajang yang tepat untuk sekedar menimba pengalaman. Hal ini karena para petinju yang tampil rata-rata memiliki kualitas yang sangat baik.

    Pertina, menurut Martines, saat ini harus memfokuskan diri pada pembenahan organisasi agar bisa memajukan dunia tinju amatir di Indonesia. Ia menyarankan agar dilakukan reformasi secara menyeluruh di dalam PP Pertina. “Sudah saatnya jajaran pengurus Pertina direformasi,” lanjutnya.

    Menurut dia, PP Pertina dibawah kepemimpinan Setya Novanto tidak memiliki konsep yang jelas tentang sistem pembinaan olahraga tinju amatir. Hasilnya pun sudah terlihat gagal total di Sea Games Laos Desember lalu.

    Selain menekankan perlunya reformasi ditubuh Pertian, Martines juga menggarisbawahi persiapan untuk SEA Games 2011. “Masih ada kesempatan jika Pertina memang ingin berbenah diri dan mulai sekarang focus ke Sea Games 2011 saja, bukan Asian Games Guangzhou,” katanya.

    Cabang tinju amatir terakhir mempersembahkan medali emas padaSea Games 2003 di Vietnam melalui Benny Elopere. Sedangkan tingkat Asian Games, emas terakhir diraih Pino Bahari di Beijing pada tahun 1990.

    ARIS M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.