Ricky Hatton Depresi, Kecanduan Alkohol dan Obat Terlarang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, London -Mantan juara tinju dunia asal Inggris Ricky "The Hitman" Hatton mengaku depresi, kecanduan alkohol dan obat-obatan terlarang. Sederet masalah itu yang membuatnya kehilangan gelar di kelas welter ringan oleh Manny Pacquiao, 16 bulan lalu.

    "Saya jijik mengingat hal itu," ujarnya, seperti dikutip Today Online, Senin (20/9). "Saya memiliki karir gemilang dan saya sendiri yang menghancurkannya."

    Petinju berusia 31 tahun ini sempat jadi idola penggemar tinju dan dianggap yang terbaik di kelasnya. Dia pernah jadi jawara di kelas welter WBA, welter ringan WBU dan WBA, dan sederet sabuk lain. Kerajaan Inggris menganugerahinya gelar Anggota Kerajaan atau MBE.

    Namun di MGM Grand, Las Vegas, AS 2 Mei 2009, Hatton tampil seperti ayam sayur dihadapan Pacquiao. Dia jatuh dua kali di ronde pertama, dan menyerah di ronde berikutnya.

    Pasca pertandingan itu, dia ikut rehabilitasi di Priory Clinic di Cheshire, Inggris. Pernyataan yang direkam lewat video itu memperlihatkan Hatton yang kelebihan berat badan, dengan pipi dan dagu berlemak.

    Video itu dibuat oleh temannya, petinju perempuan amatir dari Irlandia, Emma Bowe. "Saya melakukan ini untuk kebaikan Ricky, sebelum kokain menghancurkannya," katanya.

    Usai beredarnya video itu kemarin, Badan Tinju Inggris, juga kepolisian, akan menghubungi Hatton untuk wawancara. Ada kemungkinan dia kehilangan izin bertinju karena menggunakan obat-obatan terlarang.

    TODAY ONLINE | REZA M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.