Indonesia Tambah Empat Emas ISG dari Wushu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet Wushu Achmad hulaefi berlatih di nomor Taolu di Pusat Latihan Nasional, Jakarta, (20/5). Target perolehan emas tim Nasional Wushu menurun dari 8 emas menjadi 4 emas karena adanya sejumlah nomor yang tidak ikut dipertandingkan. TEMPO/Seto Wardhana

    Atlet Wushu Achmad hulaefi berlatih di nomor Taolu di Pusat Latihan Nasional, Jakarta, (20/5). Target perolehan emas tim Nasional Wushu menurun dari 8 emas menjadi 4 emas karena adanya sejumlah nomor yang tidak ikut dipertandingkan. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Palembang - Tim Wushu Indonesia berhasil menambah empat medali emas, dua perak, dan satu perunggu dalam ajang Islamic Solidarity Games III di Palembang. Medali itu melengkapi tiga emas dari cabang sama yang diraih dua hari sebelumnya. Medali emas terbaru dicetak oleh pewushu yang turun dalam kelas Taiji Jian putra, Taiji Jian  putri, Nan Dao dan Nan Gun putri, Daoshu dan Gonshu putra serta Jianshu dan Qiangshu putri.

    Yukiana Kurniawan pelatih Wushu Indonesia menjelaskan pencapaian total hingga 7 medali emas tersebut di luar prediksi mereka. Pasalnya dalam ajang pesta olahrga negara-negara Organisasi Kerja sama Islam (OKI) ini pihaknya tidak menargetkan medali apapun. Karena, kata dia, Indonesia hanya menganggap ISG sebagai ajang pemanasan sebelum ke SEA Games Myanmar. "Kita pasti puas sekali karena sasaran kita sebenarnya SEA Games," kata Yukiana Kurniawan, Senin, 30 September 2013.

    Dalam pernyataannya kepada wartawan, Yukiana menambahkan para pewushu segera menjalani pemusatan latihan usai menjalani laga di Palembang ini. Tugas besar telah menanti mereka untuk memenuhi target 4 emas di SEA Games. Dia memastikan akan membenahi mental asuhannya agar bisa mengalahkan dominasi Malaysia, Vietnam, dan Myanmar dalam event Desember nanti.

    Keempat atlet yang meraih emas tersebut meliputi Marten Mardan Tangdilallo yang turun dalam kelas Taiji Jian putra. Dia berhasil mencatatkan poin tertinggi 9.65. Sementara medali perak diraih oleh Freddy dengan poin 9.64. Medali perunggu diraih oleh Loh Choon How dari Malaysia dengan poin 9.63.

    Lindswell, pewushu juara dunia asal Indonesia yang turun di nomor Taiji Jian putri kembali menyumbang satu emas dengan raihan poin tertinggi 9.68. Sementara itu medali diraih oleh Chan Lu Yi (Malaysia) dan perunggu oleh Hamideh Barkhor (Iraq).

    Persaingan ketat antar pewushu nasional juga terjadi pada nomor Nan dao dan Nan Gun putri. Ivana Ardelia Irmanto berhasil meraih emas dengan skor akhir 19.27. Skor tersebut berbeda tipis dengan capaian rekannya Juwita Niza Wasni dengan skor akhir 18.97. Sementara untuk perunggu berhasil didapat Tan Cheong Min (Malaysia) dengan skor 18.92.

    Ahmad Yani, Wakil Ketua Panitia Pelaksana mengatakan, atlet tuan rumah juga berhasil sukses meraih meraih emas pada nomor Daoshu dan Gunshu putra. Medali emas diraih oleh Ahmad Hulaifi dengan skor total 19.33. Pewushu Malaysia mendapat perak dengan skor total 19.27. Sementara perunggu berhasil diraih oleh atlet nasional Aldy Kurniawan dengan skor 19.05. "Kita lepas di nomor Nan Dao dan Nan Gun putra, Jiansu+Qiangshu."

    PARLIZA HENDRAWAN

    Berita terpopuler
    Tim Sepak Bola Indonesia Gagal Juarai ISG
    Final ISG, Indonesia Sementara Unggul 1-0
    Timnas Gagal Jadi Juara, Rahmad: Pemain Tak Lepas
    Piala Asia Pindah, Timnas U-19 Hijrah ke Jakarta
    Dukung Timnas, Suporter Janji Penuhi Jakabaring


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.