Jenguk Mary Jane, Manny Pacquiao Diberi Batu Akik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manny Pacquiao didampingi istrinya pada perjamuan makan malam di Yogyakarta, 8 Juli 2015. Disamping melakukan pengambilan gambar Pacman berencana untuk menjenguk terpidana mati kasus kurir narkoba Mary Jane di Lapas Wirogunan Yogyakarta. TEMPO/Pius Erlangga

    Manny Pacquiao didampingi istrinya pada perjamuan makan malam di Yogyakarta, 8 Juli 2015. Disamping melakukan pengambilan gambar Pacman berencana untuk menjenguk terpidana mati kasus kurir narkoba Mary Jane di Lapas Wirogunan Yogyakarta. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Jakarta - Petinju asal Filipina, Manny Pacquiao, menjenguk terpidana mati kasus narkoba asal negaranya, Mary Jane Fiesta Veloso, di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Wirogunan Yogyakarta, Jumat, 10 Juli 2015.

    Perempuan 30 tahun itu memberi sebuah cincin batu akik berwarna putih buat petinju yang kerap disapa Pacman ini. Selain akik, Mary juga memberi syal bertuliskan Pacman.

    "Dia memberikan cincin batu akik berwarna putih. Di sini juga ada yang membuat cincin batu akik," Kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Wirogunan Yogyakarta Zaenal Arifin, Jumat, 10 Juni 2015.

    Baca juga: Kisah Tragis Ayu dan Belasan Gadis yang Dibawa ke Hotel, Dijebak  

    Petinju mantan juara di delapan kelas berbeda itu didampingi Duta Besar Filipina untuk Indonesia, Maria Lumen B. Isletta, dan rombongan datang pukul 07.40 WIB. Pukul 08.20 WIB mereka keluar lagi dari ruang besuk yang disediakan oleh pihak penjara.

    Pacman memberi sejumlah uang kepada ibu dua anak itu. Uang itu berupa dolar Amerika. Namun karena dimasukkan dalam map besar, pihak lembaga pemasyarakatan juga belum mengetahui jumlahnya.

    Soal cincin akik yang diberikan oleh Mary Jane, kata Zaenal, memang sudah disiapkan olehnya. Sebab, sebelum kedatangan petinju itu, ia sudah diberitahu akan kedatangan mantan juara dunia tinju itu.

    Di ruang besuk, Pacman mengajak Mary Jane berdoa. Ia sempat meneteskan air mata saat ditemui oleh petinju itu karena terharu. Sehari-hari Mary Jane mengikuti kegiatan penjara. Ia juga mahir merajut. Bahkan, ia memberi sebuah syal bertuliskan Pacman.

    Baca juga:

    Dibunuh Mirip Angeline: Tiara Dipukul Ayah Karena Soal Buku
    Kagumi Indonesia, Manny Pacquiao ke Rumah Mbah Marijan

    Mary Jane merupakan terpidana mati karena kasus heroin seberat 2,6 kilogram pada 2010. Ia ditangkap di Bandara Adisutjipto saat membawa narkotik itu di dalam rongga koper.

    Menurut Dwi Prasetyo Santoso, Kepala Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia Yogyakarta, setiap dikunjungi Mary Jane sering menangis. Namun tangisan itu merupakan rasa haru. "Setiap dikunjungi, ia menangis," kata dia.

    MUH SYAIFULLAH

    Baca juga:
    Dibunuh Mirip Angeline: Bocah Ini Berpenghasilan Jutaan
    Kisah  Tragis Ayu dan Belasan Gadis yang Dibawa ke Hotel, Dijebak 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.