Liliyana Natsir Ingin Menyamai Rekor Dunia Lin Dan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir melakukan tos saat bertanding melawan ganda campuran Rusia Rodion Kargaev dan Ekaterina Bolotova pada putaran pertama Kejuaraan Dunia Total BWF World Championship 2015 di Istora Senayan, Jakarta, 11 Agustus 2015. Pasangan Tontowi-Liliyana menang dengan skor 21-11, 21-11. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pebulutangkis ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir melakukan tos saat bertanding melawan ganda campuran Rusia Rodion Kargaev dan Ekaterina Bolotova pada putaran pertama Kejuaraan Dunia Total BWF World Championship 2015 di Istora Senayan, Jakarta, 11 Agustus 2015. Pasangan Tontowi-Liliyana menang dengan skor 21-11, 21-11. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain bulu tangkis ganda campuran, Liliyana Natsir, ingin bisa menyamai rekor pemain tunggal putra asal Cina, Lin Dan, yang lima kali juara dunia. Saat ini atlet yang biasa disapa Butet itu telah mengoleksi tiga gelar juara dunia. "Walaupun di Indonesia saya memiliki paling banyak gelar juara dunia, tapi saya belum puas. Kalau bisa empat atau lima, kenapa tidak." ujar Liliyana di Istora Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2015.

    Liliyana meraih dua gelar juara dunia saat masih berpasangan dengan Nova Widianto pada 2005 di Amerika Serikat dan 2007 di Malaysia. Sedangkan gelar ketiga diraih bersama Tontowi Ahmad di Cina tahun 2013.

    "Saya berpikir masih ada yang jauh lebih banyak daripada saya, seperti Lin Dan, yang bisa juara dunia lima kali. Itu jadi motivasi saya untuk bisa menyamai rekornya," ujar pemain kelahiran Manado tahun 1985 itu.

    Di Kejuaraan Dunia 2015 ini, Liliyana mempunyai peluang untuk bisa menambah gelar juara dunia. Sebab, saat ini ia bersama Tontowi telah memastikan lolos ke semifinal.

    RINA WIDIASTUTI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.