Daud Yordan Pertahankan Gelar di Jakarta, Februari Depan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daud Yordan berlatih di Senayan, Jakarta, 11 Mei 2015. Daud Yordan akan kembali naik ring tinju melawan petinju asal Ghana, Maxwell Awuku pada tanggal 6 Juni di DBL Arena, Surabaya. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Daud Yordan berlatih di Senayan, Jakarta, 11 Mei 2015. Daud Yordan akan kembali naik ring tinju melawan petinju asal Ghana, Maxwell Awuku pada tanggal 6 Juni di DBL Arena, Surabaya. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara tinju dunia, Daud Yordan, siap mempertahankan gelar juara tinju kelas ringan (62,1 kilogram) Asia-Pasifik di Jakarta pada awal Februari 2016. Semula Daud direncanakan mempertahankan gelarnya pada Desember 2015 ini.

    "Opsinya di Jakarta. Saat ini kami terus melakukan komunikasi terutama dengan televisi yang akan menayangkan pertandingan itu," kata promotor pertandingan, Raja Sapta Oktohari, di Jakarta, Rabu, 2 Desember 2015.

    Meski telah mengumumkan rencana bertanding bagi petinju asal Kalimantan Barat itu, pria yang akrab dipanggil Okto ini belum mau mengumumkan siapa calon lawan yang akan dihadapi petinju yang saat ini berada di peringkat empat itu.

    "Komunikasi dengan calon lawan sudah kami lakukan. Yang jelas, semuanya akan kami umumkan dalam press conference pada 10 Desember nanti," katanya.

    Pria yang saat ini menjadi CdM kontingen Indonesia pada Olimpiade Brasil 2016 ini menjelaskan, Daud Yordan sudah saatnya bertanding setelah pernah batal terlaksana. Hanya saja dengan posisi saat ini pihaknya hati-hati dalam menentukan calon lawan.

    Okto menjelaskan, calon lawan petinju dari Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat, itu harus peringkat sepuluh besar. Hal ini untuk menjaga posisi saat ini dan peluang untuk menantang juara dunia Organisasi Tinju Dunia (WBO). Jika mampu memenangkan pertandingan peluang naik peringkat juga terbuka.

    "Makanya kita harus hati-hati dalam menentukan lawan," kata Okto menegaskan.

    Sebelumnya, Daud Yordan mengatakan kemungkinan lawan yang akan dihadapi berasal dari Benua Asia. Pemegang rekor bertarung 34 kali menang (24 di antaranya dengan KO) dan tiga kali kalah tersebut, mengatakan kalau lawan kemungkinan berasal dari Jepang.

    "Lawan saya dari Jepang tetapi bukan Takahiro Ao (peringkat tujuh)," ucap Daud Yordan, yang menempati penantang peringkat empat dunia tersebut.

    Sebelum menjadi juara kelas ringan WBO Asia-Pasifik, Daud Yordan sempat merebut gelar juara dunia kelas ringan IBO setelah menang atas petinju Argentina, Daniel Eduardo Brizuela, di Australia, 6 Juli 2013. Ia kemudian sempat mempertahankan gelar tersebut dengan mengalahkan petinju Afrika Selatan, Sipho Taliwe, di Australia, 6 Desember 2013.

    Sebelum berkecimpung di kelas ringan, Daud Yordan juga sempat menjadi juara dunia kelas bulu IBO saat menang dengan KO ronde kedua atas petinju Filipina, Lorenzo Villanueva, di Singapura, 5 Mei 2012.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.