Taiwan Open 2019: Tontowi / Winny Melaju ke Perempat Final

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow. (badmintonindonesia.org)

    Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow. (badmintonindonesia.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tiga wakil Indonesia di nomor ganda campuran melaju ke babak perempat final turnamen bulu tangkis Taiwan Open 2019 atau Yonex Chinese Taipei Open 2019. Ada empat wakil ganda campuran Indonesia di babak kedua, tapi satu pasangan gagal melaju ke babak berikutnya.

    Pasangan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja menjadi wakil pertama yang lolos ke perempat final. Mereka mengalahkan pasangan Malaysia Hoo Pang Ron/Cheah Yee See dengan skor 21-18, 21-13.

    Kemenangan kedua direbut Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. Keduanya mengalahkan rekannya sendiri, Ricky Karandasuwardi/Pia Zebadiah Bernadet, dengan skor 21-10, 21-15. Lalu kemenangan diraih Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow yang menyingkirkan pasangan tuan rumah, Lee Yang/Yang Ching Tun, 13-21, 21-13, 21-9.

    Sementara pasangan Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso gagal mengikuti rekan-rekannya. Mereka dikalahkan unggulan kedua dari Korea Selatan, Seo Seung Jae/Chae Yu Jung, 18-21, 21-18, 11-21.

    Di perempat final yang berjalan Jumat, 6 September 2019, Hafiz - Gloria akan berhadapan dengan unggulan kelima dari Thailand, Nipitphon Phuangphuapet/Savitree Amitrapai. Sedangkan Rinov/Pitha bertemu unggulan pertama asal Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying. Sementara Tontowi/Winny menghadapi unggulan keempat dari Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet.

    Taiwan Open merupakan turnamen bulu tangkis level Super 300. Kejuaraan berjalan 3-8 September 2019 di Taipei Arena. Total hadiah yang diperebutkan mencapai US$ 500.000.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.