SEA Games 2019: Indonesia Rebut Emas Voli Pantai Beregu Putra

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pevoli pantai pria Indonesia Mohammad Ashfiya (kanan) dan Ade Candra Darmawan. ANTARA /INASGOC/Andi Rambe

    Pevoli pantai pria Indonesia Mohammad Ashfiya (kanan) dan Ade Candra Darmawan. ANTARA /INASGOC/Andi Rambe

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim voli pantai putra Indonesia merebut medali emas SEA Games 2019 usai tampil perkasa pada final nomor beregu dengan melumat Thailand, 2-0, di Subic Bay, Luzon, Jumat.

    Angka pertama Indonesia disumbangkan Indonesia 1 yang menurunkan Ade Chandra Rachmawan/Mohamad Ashifiya. Pasangan ini menang atas Thailand 1 yang menurunkan Surin Jongklang/Nakprakhong Banlue, dengan skor 21-18, 21-9.

    Penampilan gemilang Ade Chandra dan Asyifiya diikuti tim Indonesia 2 yang menurunkan Gilang Ramadhan sebagai spiker dan Danangsyah Pribadi sebagai oposite spiker. Duet kedua Indonesia itu membungkam Nuttanon Inkiew/Sedtawat Padsawud, 21-17, 21-13.

    Menurut Ade Chandra, kemenangan mudah tersebut di luar dugaan karena sebelumnya ia bersama rekan-rekan dan pelatihnya sangat mewaspadai para pebola voli Thailand tersebut.

    "Tadi menang cukup mudah. Ini berkat strategi yang tepat dari pelatih," kata Ade Chandra.

    Menurut Ade, dari awal ia dan teman-temannya sudah yakin dapat meraih medali emas karena persiapan tim voli pantai sangat bagus salah satunya dengan mengikuti Asia Pasific Championship (APC) Beach Volley 2019 yang berlangsung di Taiwan. Dalam ajang tingkat Asia itu, tim voli pantai Indonesia meraih medali emas.

    Berbekal prestasi itu, tim voli pantai asuhan Ayi Subarna itu sangat percaya diri tampil di SEA Games 2019 ini.

    "Kami persembahkan medali emas ini untuk masyarakat Indonesia," kata Ade.

    Sementara itu, untuk kategori beregu putri, kontingen Indonesia di SEA Games 2019 yang diperkuat Desi Ratnasari, Allysha Mutakharah, Ditha Juliana, dan Putu Utami, harus puas dengan medali perak setelah dikalahkan Thailand.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?