Tinju Dunia: Sedang Cedera, Joshua Ikuti Aksi Black Lives Matter

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petinju dunia Anthony Joshua melakukan sesi latihan di St. David Hall, Cardiff, Inggris, 28 Maret 2018. Reuters/Andrew Couldridge

    Petinju dunia Anthony Joshua melakukan sesi latihan di St. David Hall, Cardiff, Inggris, 28 Maret 2018. Reuters/Andrew Couldridge

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara tinju dunia kelas berat, Anthony Joshua, mengalami cedera lutut. Ia dipastikan harus beristirahat setidaknya selama empat pekan.

    Juara versi WBA (Super), IBF, WBO, IBO itu menderita cedera lutut kiri saat latihan. Promotor Eddie Hearn menegaskan, cedera itu tak serius, tapi untuk amannya, petinju asal Inggris itu akan beristirahat selama sebulan sebelum mempersiapkan diri untuk menghadapi penantang wajib, Kubrat Pulev, yang jadwalnya belum bisa dipastikan.

    Petinju Inggris itu tidak menyembunyikan cederanya itu. Lututnya tampak bengkak dan dibalut saat bergabung dengan massa yang melakukan pawai "Black Lives Matter" dalam aksi di Watford, Sabtu. Ia berjalan terpincang-picang, dibantu kruk dan kadang-kadang memakai skuter listrik.

    Dalam aksi solidaritas untuk kematian George Floyd, pria kulit hitam Amerika yang meninggal dalam tahanan karena kekerasan polisi, Joshua tampil ke muka dan bicara kepada peserta aksi.

    Petinju berusia 30 tahun itu menyampaikan pesan yang kuat tentang ketidaksetaraan rasial di dunia. Ia juga meminta aksi seperti itu tak dikotori tindakan penjarahan dan kerusuhan.

    BOXING SCENE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setelah Wabah Virus Corona, Pemerintah Kini Waspadai Flu Babi

    Di tengah wabah virus corona, pemerintah Indonesia kini mewaspadai temuan strain baru flu babi. Flu itu pertama kali disinggung pada 29 Juni 2020.