Petenis Meja Putri Cina, Chen Meng, Berhasil Menjuarai Piala Dunia ITTF

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet tenis meja Cina, Chen Meng. (instagram/@tabletennis__china)

    Atlet tenis meja Cina, Chen Meng. (instagram/@tabletennis__china)

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis meja putri asal Cina, Chen Meng, berhasil menjuarai Piala Dunia ITTF di Weihai, Cina, Selasa. Atlet nomor satu dunia itu meraih gelar Piala Dunia pertamanya dengan mengalahkan rekan senegaranya Sun Yingsha dengan skor 11-13, 11-6, 11-9, 11-6, 11-8.

    Kemenangan dalam kejuaraan di Weihai Nanhai Olympic Center itu membuat dia menjadi pemenang pertama seri ITTF’s #RESTART. Hal itu juga membuat total gelar tunggal seniornya kini bertambah menjadi 19.

    "Bulan lalu, saya juga memenangi gelar di tempat yang sama dan kini di Piala Dunia ini adalah poin tertinggi bagi saya," kata Chen yang berusia 26 tahun itu merujuk pada kemenangannya di kejuaraan tenis meja nasional Cina, seperti dilaporkan Reuters, Rabu.

    "Ini akan membantu kepercayaan diri saya memasuki turnamen selanjutnya dan saya berharap pada kejuaraan ITTF Finals di Zhengzhou, saya dapat meneruskan performa terbaik saya dan memenangi gelar lagi," katanya.

    Petenis meja Jepang Mima Ito meraih medali perunggu setelah mengalahkan Han Ying dari Jerman.

    Kota Weihai juga akan menjadi tuan rumah Piala Dunia kategori putra pada 13-15 November yang akan diikuti 21 pemain termasuk juara dunia dan juara Olimpiade Ma Long dan peringkat teratas Fan Zhendong.

    Kejuaraan ketiga dan terakhir dari seri #RESTART itu adalah ITTF Finals yang akan digelar 19-22 November di Zhengzhou.

    Kejuaraan tenis meja Piala Dunia ITTF kategori putra dan putri semula akan digelar di Bangkok, Thailand, dan kemudian di Duesseldorf, Jerman, sebelum ITTF mengalihkan kejuaraan tersebut ke Cina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.