Federer Sayangkan Skandal FIFA  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis asal Siwiss Roger Federer, mengusap keringatnya saat melawan petenis tuan rumah Gael Monfils pada turnamen Monte Carlo di Monaco, 16 April 2015. Federer kalah dua set 6-4 7-6(5) dari Monfils. AP/Lionel Cironneau

    Petenis asal Siwiss Roger Federer, mengusap keringatnya saat melawan petenis tuan rumah Gael Monfils pada turnamen Monte Carlo di Monaco, 16 April 2015. Federer kalah dua set 6-4 7-6(5) dari Monfils. AP/Lionel Cironneau

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet favorit publik Swiss, Roger Federer, mengekspresikan kekecewaannya terhadap skandal korupsi yang menimpa badan sepak bola dunia FIFA pada Jumat.

    Federer, 33 tahun, yang merupakan penggemar tim lokal FC Basel memberikan opininya mengenai masalah itu setelah mencapai putaran keempat Prancis Terbuka.

    "Saya merupakan penggemar sepak bola, tapi bukan penggemar FIFA," kata Federer kepada para pewarta.

    "Saya suka menonton sepak bola. Anda tahu, ketika Anda merupakan seorang penggemar, apa yang Anda inginkan adalah semua hal berlangsung dengan baik di jalan yang benar dan itu kelihatannya bukan masalah."

    "Namun Anda tahu, saya pikir ini begitu mengecewakan untuk melihat apa yang terjadi pada hari ini. Saya pikir ini merupakan hal buruk terkait citra. Saya hanya ingin menjadi penggemar sepak bola. Tidak ada yang lain."

    Pemungutan suara pada Jumat akan menentukan apakah kompatriot Federer, Sepp Blatter, 79 tahun, akan kembali terpilih sebagai presiden organisasi yang dihantam krisis itu.

    Penggemar Real Madrid Rafael Nadal, juara bertahan Prancis Terbuka, yang pamannya bermain untuk Barcelona dan timnas Spanyol, mengatakan para pejabat olahraga perlu untuk "jujur dan adil." 

    "Jika ada sejumlah orang yang tidak jujur dengan orang-orang lainnya, maka mereka tidak layak berada di tempat mereka berada," kata pria Spanyol itu, seperti dilansir Reuters.

    "Maka jika itu terjadi pada kasus ini dengan sebagian orang di FIFA, merupakan berita hebat bahwa orang-orang itu tidak akan kembali berada di sana."

    "Penting untuk memiliki orang-orang yang tepat di semua tempat."

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?