Atlet Bulu Tangkis Peraih Emas Olimpiade Akan Dapat Bonus Rp 6 M

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulu tangkis ganda putri Indonesia anggota tim Olimpiade 2016 Greysia Polii (kanan) dan Nitya Krishinda Maheswari (kiri) berlatih di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, 20 Juli 2016. PBSI menargetkan dua medali emas di ajang olah raga terbesar di dunia itu. ANTARA/Prasetyo Utomo

    Pebulu tangkis ganda putri Indonesia anggota tim Olimpiade 2016 Greysia Polii (kanan) dan Nitya Krishinda Maheswari (kiri) berlatih di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, 20 Juli 2016. PBSI menargetkan dua medali emas di ajang olah raga terbesar di dunia itu. ANTARA/Prasetyo Utomo

    TEMPO.COJakarta - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) telah menyiapkan bonus khusus masing-masing Rp 1 miliar kepada atlet-atlet yang mampu meraih medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Agustus ini. 

    Selain peraih medali emas, mereka yang bisa merebut medali perak dan perunggu akan mendapatkan bonus. Peraih perak mendapatkan duit Rp 500 juta, sedangkan perunggu Rp 250 juta. 

    Bukan hanya atlet, tim pelatih dan tim pendukung, seperti ahli pijat, pelatih fisik, dan dokter, juga akan ketiban bonus. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Rexy Mainaky serta timnya juga akan mendapatkan bonus Rp 1 miliar jika ada atlet yang meraih medali emas. Begitu juga Kepala Subbidang Pelatnas Ricky Subagdja, yang akan menerima duit Rp 500 juta jika ada atlet yang mendapatkan medali emas. 

    “Kami akan mengapresiasi prestasi yang sudah dicapai para pemain. Para juara akan diberi bonus, begitu pula pelatih dan tim pendukung. Ini adalah bentuk penghargaan kami atas kerja keras mereka,” kata Gita Wirjawan, Ketua Umum PP PBSI.

    Tambahan bonus dari PBSI itu akan membuat atlet bulu tangkis peraih emas Olimpiade makin tajir. Pemerintah juga menjanjikan bonus menggiurkan untuk para peraih medali di Brasil, yakni Rp 5 miliar untuk emas, Rp 2 miliar untuk perak, dan Rp 1 miliar untuk perunggu.

    Selain bonus khusus, para pemain bulu tangkis akan menerima bonus rutin yang memang sudah diterapkan sejak awal kepengurusan Gita. Untuk setiap pencapaian kejuaraan penting yang sudah ditetapkan di awal tahun, atlet dan tim pelatih akan diganjar bonus. Olimpiade termasuk kejuaraan penting tersebut, bahkan merupakan target utama. 
     
    Atlet nomor tunggal yang menjuarai olimpiade akan mendapatkan bonus Rp 100 juta (per orang), sedangkan atlet ganda mendapatkan masing-masing Rp 75 juta. Pelatih dan asisten pelatih yang atlet dari sektornya menjadi juara akan diberi bonus tiga kali gaji. Pelatih fisik yang menangani atlet yang menjadi juara mendapat bonus satu setengah kali gaji. Sedangkan pelatih teknik, asisten pelatih teknik, dan pelatih fisik sektor lain di pelatnas akan diberi bonus satu kali gaji.

    Berikut ini daftar bonus PBSI untuk masing-masing atlet Olimpiade Rio de Janeiro 2016 (dalam rupiah).

    Atlet: 1 miliar (emas), 500 juta (perak), 250 juta (perunggu)

    Kabid Binpres: 1 miliar (emas), 500 juta (perak), 250 juta (perunggu)

    Kasubid Pelatnas: 500 juta (emas), 250 juta (perak), 125 juta (perunggu)

    Kepala Pelatih Teknik: 500 juta (emas), 250 juta (perak), 125 juta (perunggu)

    Asisten Pelatih Teknik: 250 juta (emas), 125 juta (perak), 62,5 juta (perunggu)

    Pelatih fisik: 250 juta (emas), 150 juta (perak), 75 juta (perunggu)

    Ahli pijat, fisioterapis, ahli nutrisi, tim medis: 200 juta (emas), 100 juta (perak), 50 juta (perunggu)

    Dalam rilis PBSI, disebutkan juga nominal bonus untuk ahli pijat, fisioterapis, ahli nutrisi, dan tim medis masih akan diatur dengan kebijakan khusus lebih lanjut. 

    GADI MAKITAN | PBSI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.