Ini Kontroversi Karier Cemerlang Michael Phelps  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penerang asal AS, Michael Phelps bertepuk tangan sambil tertawa saat berada di podium setelah meraih medali emas pada 200 meter gaya kupu-kupu prua Olimpiade Rio 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, 9 Agustus 2016. AP/Martin Meissner

    Penerang asal AS, Michael Phelps bertepuk tangan sambil tertawa saat berada di podium setelah meraih medali emas pada 200 meter gaya kupu-kupu prua Olimpiade Rio 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, 9 Agustus 2016. AP/Martin Meissner

    TEMPO.COJakarta - Perenang Amerika Serikat, Michael Phelps, berhasil membuktikan dirinya masih mendominasi olahraga renang dunia. Pada Olimpiade Rio, sejauh ini dia berhasil merebut tiga medali emas pada nomor 200 meter gaya kupu-kupu, 4 x 100 meter estafet gaya bebas, dan 4 x 200 meter estafet gaya bebas. 

    Bagaimanapun, di samping perjalanan kariernya yang legendaris—meraih 21 medali emas Olimpiade dan pernah mencetak 39 rekor dunia, Phelps juga mengalami beberapa masalah di dalam hidupnya, salah satunya adalah kecanduan alkohol. 

    Pada November 2004, saat ia 19 tahun, Phelps ditangkap karena mengemudi di bawah pengaruh alkohol di Salisbury. Dia mengaku salah dan dihukum 18 bulan masa percobaan, denda US$ 250, dan diperintahkan berbicara di depan siswa-siswa sekolah menengah atas tentang minum-minuman keras dan menyetir. 

    Pada 2009, sebuah foto menampilkan gambar Phelps menggunakan bong, alat untuk mengisap asap tembakau atau ganja. Ini membuatnya kehilangan salah satu sponsor. Dia juga diskors tiga bulan oleh Federasi Renang Amerika Serikat. Phelps mengaku bahwa orang di dalam foto itu adalah dirinya dan dia meminta maaf kepada publik.  

    Pada September 2014, Phelps kembali ditangkap polisi—lagi-lagi karena mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Dia diskors selama enam bulan dan tidak dipilih mewakili Amerika Serikat dalam Kejuaraan Dunia Akuatik 2015. Phelps kemudian menjalani terapi dan ikut dalam kelompok Alcoholics Anonymous—grup pemulihan pecandu alkohol. 

    GADI MAKITAN 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?