Bantu Anak Penderita Kanker, Atlet Polandia Jual Medali

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet lempar cakram Polandia, Piotr Malachowski. (reuters)

    Atlet lempar cakram Polandia, Piotr Malachowski. (reuters)

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet pelempar cakram asal Polandia, Piotr Malachowski, melelang medali perak yang ia dapatkan dalam Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, untuk menggalang dana bantuan bagi seorang anak laki-laki yang menderita kanker langka.

    "Saya berjuang di Rio untuk mendapatkan emas. Hari ini, saya meminta semua orang untuk berjuang bersama bagi sesuatu yang lebih bernilai, yaitu untuk kesehatan anak laki-laki yang mengagumkan ini," demikian dituliskan Melachowski di akun Facebook-nya yang dikutip Reuters.

    Malachowski, yang juga juara dunia bertahan untuk cabang olah raga lempar cakram, mengatakan bahwa semua uang dari hasil lelang medali akan digunakan untuk membiayai perawatan anak Polandia berusia 3 tahun bernama Olek Szymanski.

    Szymanski sudah hampir dua tahun ini menderita retinoblastoma atau kanker mata yang sering menimpa anak kecil.

    "Tidak mungkin menyelamatkan mata Olek di Polandia. Satu-satunya kesempatan adalah dengan terapi di New York," kata Malachowski.

    Sebuah yayasan Polandia bernama Siepomaga sudah berhasil mengumpulkan sepertiga dari sekitar US$ 126 ribu (setara Rp 1,66 miliar) yang dibutuhkan untuk mendanai biaya perawatan sang bocah di klinik onkologi David Abramson di New York, Amerika Serikat.

    Sampai pada pukul 16.10 GMT atau 23.00 WIB, Jumat, tawaran tertinggi dari lelang medali perak milik Malachowski di laman Allegro telah mencapai US$ 6.000. Lelang tersebut akan berakhir pada 26 Agustus mendatang.

    "Saya mengundang setiap orang untuk ikut dalam proses penawaran ini. Jika Anda membantu saya, medali perak milik saya mungkin akan lebih berharga bagi Olek dibanding emas," demikian dikatakan Malachowski.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?