Ibu Liliyana: Setelah Gantung Raket, Liliyana Ingin Main Golf

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganda campuran bulutangkis peraih medali emas Olimpiade Rio Tontowi Ahmad (kanan) dan Liliyana Natsir (kiri) berpose diatas Bus Bandros setibanya di Terminal 3 Ultimate, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, 23 Agustus 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ganda campuran bulutangkis peraih medali emas Olimpiade Rio Tontowi Ahmad (kanan) dan Liliyana Natsir (kiri) berpose diatas Bus Bandros setibanya di Terminal 3 Ultimate, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, 23 Agustus 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ibu dari peraih medali emas Olimpiade Liliyana Natsir, Olly Maramis, mengatakan putrinya ingin bermain golf setelah gantung raket.

    "Dia bilang, 'Aku mau pilih golf, mungkin.’ Bermain golf itu hanya untuk mengisi waktu sembari menjaga kesehatan. Dia bilang tidak bisa langsung berhenti berolahraga karena akan mempengaruhi (kondisi) jantung," kata Olly Maramis ketika menyambut kedatangan putrinya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa, 23 Agustus 2016.

    Olly datang ke Jakarta bersama suaminya dari Manado sejak Minggu, 21 Agustus lalu, demi menyambut tim bulu tangkis Indonesia yang telah menempuh perjalanan 2 hari dari Rio de Janeiro, Brasil.

    Keluarga Liliyana Natsir, ujar Olly, akan mengadakan syukuran di Manado atas keberhasilan pasangan yang meraih medali emas dalam Olimpiade Rio de Janeiro 2016 itu.

    "Acara syukuran diadakan setelah kegiatan di Jakarta. Saya juga mendengar kabar Liliyana akan diundang pemerintah Manado. Tapi, setiap ada momentum kemenangan, kami dari keluarga selalu menggelar syukuran di Manado," tutur Olly.

    Olly mengatakan putrinya dapat mulai memikirkan berumah tangga karena sudah berusia 31 tahun. "Tapi saya tidak ingin memaksa" ujarnya.

    Liliyana, menurut Olly, lebih memilih berfokus bermain bulu tangkis dibanding memikirkan berumah tangga.

    "Dia yang akan memberikan kado kepada saya setelah menang Olimpiade ini. Bonus itu lebih baik untuk masa depannya sendiri, apalagi kalau dia tidak lagi menjadi atlet bulu tangkis. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memperjuangkan masa depan untuk semua atlet nasional berprestasi," ucap Olly.

    Selama di Rio de Janeiro, Butet—panggilan akrab Liliyana—selalu  menelepon Olly untuk memberi kabar soal kondisinya. "Kalau dia akan bertanding, saya tidak banyak mengganggu. Saya hanya memberikan semangat. Namun saya yakin dia siap bermain ketika dia mengatakan kondisinya bugar," ucap Olly.

    Pasangan Owi/Butet mengikuti pawai peraih medali Olimpiade 2016 bersama dua atlet angkat besi, yaitu Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni, sebagai atlet peraih medali perak, Selasa sore, 23 Agustus 2016.

    ANTARA | GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.